oleh

Prodi DKV FSRD ISI Surakarta Raih Juara di LIDM

Surakarta – Dua tim mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta, meraih prestasi juara I dan juara III babak final Lomba Inovasi Digital Mahasiwa (LIDM) Kemendikbud Tahun 2019 di Yogyakarta.

Tim yang dinamai Renstood tersebut terdiri dari Taufiqur Rahman (Ketua), Johan Patar Hutapea, Latifah Azmul Fauzi, dan Siti Cholifatur Rohmaniah (Mahasiwa Prodi Desain Komunikasi Visual Angkatan 2017) dengan dosen pembimbing Rendya Adi Kurniawan, M.Sn meraih Medali Emas sebagai Juara I pada Lomba Divisi II Kreasi Materi Pendidikan, lewat karya berjudul Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Interaktif Rantaya Seni Tari di ISI Surakarta.

Asmoro Nurhadi Panindias, S.Sn., M.Sn. (Kaprodi DKV FSRD ISI Surakarta), Minggu (17/11) mengatakan Tari Rantaya dipilih dengan pertimbangan belum ada media pembelajaran yang menggunakan media teknologi, keterbatasan dosen pengampu, dan regenerasi penari Tari Rantaya yang cenderung melambat.

Prestasi yang lainnya, melalui tim Andromeda DKVengers yang terdiri dari Ade Pamungkas (Ketua), Hanifa Muthia Majida, dan Difa Dhiya Mufidah (mahasiwa Prodi Desain Komunikasi Visual Angkatan 2019) dengan dosen pembimbing Basnendar Herryprilosadoso, S,Sn., M.Ds meraih Medali Perunggu sebagai Juara III pada Lomba Divisi II Instagram Poster dengan judul karya “Mulutku Dibungkam”.

“Karya ini mengangkat tema kesetaraan gender, dimana perempuan di masyarakat masih terpinggirkan atau dipandang sebelah mata, baik dari aspek ekonomi, sosial dan kemasyarakatan,” ungkapnya.

Penyerahan kejuaraan dilaksanakan di Ballroom Hotel UNY Yogyakarta (15 Nopember 2019) yang dihadiri oleh pejabat Kemendikbud, pejabat Rektor UNY Yogyakarta serta panitia dan seluruh tim beserta official ini sangat membanggakan dimana prestasi tersebut bukti hasil kerja keras dan semangat mahasiwa dan dosen pembimbing, serta civitas akademik di tingkat Prodi DKV FSRD ISI Surakarta.

Baca Juga  Kurikulum Ke-NU-an LP Ma'arif PWNU Jawa Tengah Diuji Publik

Dia menuturkan prestasi mahasiswa tersebut yang sebelumnya menyisihkan ratusan tim lain dari seluruh Indonesia dan selain itu, kedua tim wakil dari ISI Surakarta ini sangat membanggakan dan mampu menjawab bahwa mahasiswa seni mampu berkompetisi dan berprestasi dengan mahasiwa dari bidang ilmu lainnya.

“Selain itu, tim mahasiwa dari Institut Seni Indonesia, Surakarta ini adalah satu-satunya perguruan tinggi seni yang masuk babak final di Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) Tahun 2019 yang diselenggarakan Ditjen Belmawa Kemendikbud di UNY Yogyakarta, Kamis-Sabtu (14-16/11),” tegasnya.( RedG )

Komentar

Tinggalkan Komentar