oleh

Polres Pangkalpinang, Gelar Konferensi Pers Akhir tahun 2020

Caption : Konferensi Pers Akhir Tahun 2020 Polres Pangkalpinang (foto Humas Polres Pangkalpinang)

PangkalPinang – Kepolisian Resor (Polres) Pangkalpinang menggelar Konferensi Pers akhir tahun 2020 di Halaman Mako Polres (Mapolres) Pangkalpinang, Pada kegiatan ini Polres Pangkalpinang mengungkapkan hasil capaian kinerjanya sepanjang Tahun 2020.

Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana Zeviansyah, SH S.I.K, MH, didampingi Wakapolres Pangkalpinang Kompol Erlichson, SH S.IK, Kabag Ops Polres Pangkalpinang AKP Johan Wahyudi,SH, Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP M.Adi Putra, SH, MH, Kasat Lantas Polres Pangkalpinang AKP Dewi Rahmailislis Munir, SH, Kasat Narkoba Polres Pangkalpinang IPTU Eddy Yuhansyah dan Kasubbag Humas Polres Pangkalpinang AKP Agus Widodo serta jajarannya. Kamis 31/12/2020.

Kapolres mengatakan bahwa terjadi tren kenaikan kejahatan Konvensional (kejahatan yang mendasar yang sering terjadi di kalangan masyarakat) meliputi Curat, Curas, Curanmor (3C), Untuk Kasus Curas (Pencurian Biasa) tahun 2020 mengalami penurunan jumlah Tindak Pidana sedangkan untuk Kasus Curat dan Curanmor mengalami kenaikan jumlah Tindak Pidana.

“Polres Pangkalpinang secara keseluruhan mengalami kenaikan angka jumlah tindak kejahatan, hingga dari Tahun sebelumnya, yaitu pada Tahun 2019 berjumlah 235 kasus sedangkan di Tahun 2020 berjumlah 267 kasus,” terjadi kenaikan 32 kasus kejahatan konvensial ditahun 2020. ungkap Kapolres.

Lanjut Tren kenaikan juga terlihat pada kasus Tipiring (tindak pidana ringan) yang tahun sebelumnya ada 1 kasus, naik menjadi 3 kasus di tahun 2020. Untuk kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) yang terjadi pada tahun 2019 sebelumnya tercatat 38 kasus naik menjadi 47 kasus, atau terjadi kenaikan sebanyak 9 kasus.

Kapolres menjelaskan untuk kasus tindak pidana kejahatan yang menonjol tahun 2020 yang berhasil diungkap Polres Pangkalpinang antara lain 1.Pengungkapan kasus Pembunuhan tersangka abdullah yahya bin dahlan, tkp penginapan oyo kel. Kacang pedang. 2.Pengungkapan kasus curat (pencurian kabel Pln) tersangka atas nama Willy Cs, 3.Pengungkapan kasus pembunuhan tersangka ahmad gazali als acil di tempat kejadian perkara x bar, untuk Kasus menonjol di tahun 2020 Polres Pangkalpinang berhasil ungkap 2 (dua) kasus pembunuhan.

Baca Juga  Puluhan Prajurit Kodim 0710/Pekalongan Naik Pangkat

“Dari 140 kasus curas curat dan curanmor diatas, sudah terungkap sebanyak 62 kasus dan hal ini akan terus menjadi perhatian dan kerja keras kami untuk pengungkapannya,” Jelas Kapolres.

Kemudian untuk kasus Narkotika, jika tahun (2019) sebelumnya mencatat ada 55 kasus Narkotika, tahun (2020) ini naik menjadi 70 kasus jadi naik 27 persen dengan penyelesaian perkara 100%, total barang bukti yang diamankan Resnarkoba Polres pangkalpinang seberat 1.158,55 gram Sabu Sabu, Ganja 60.65 gram dan Inex 4,97 gram .

“ Untuk kecelakaan lalu lintas, Polres Pangkalpinang menangani sebanyak 74 kasus pada Tahun 2020 dengan kerugian materiil Rp. 119.000.000, berbanding 66 kasus pada Tahun 2019 dengan kerugian materiil sebanyak Rp.126.800.000, hal tersebut diimbangi dengan penyelesaian perkara hingga 14.29 persen yaitu 14 Kasus dan Sp3 17,31 persen yaitu 52 kasus,” jelasnya Kapolres.

Sementara itu untuk angka pelanggaran pengendara Kota Pangkalpinang menurun, pada tahun 2019 mencapai 9.404 pelanggaran dan 1pada tahun ini tercatat hanya 8.069 pelanggaran.

Dikatakan Kapolres Pangkalpinang , untuk pelayanan masyarakat khususnya SKCK dan pembuatan SIM, Polres Pangkalpinang telah menerbitkan Pembuatan SKCK sebanyak 4812 lembar di Tahun 2020, menurun dari tahun 2019 sebanyak 6201 lembar, penurunan sekitar 13 persen, hal tersebut dapat dipahami dengan masa Pandemi yang saat ini masih belum berakhir, tegasnya.

“Sedangkan pembuatan SIM baru dan perpanjangan SIM, jumlah permohonan yang diterima Polres Pangkalpinang pada Tahun 2020 ini mengalami penurunan sebanyak 8.512 orang, yang mana pada Tahun 2019 berjumlah 11.919 orang pemohon SIM menjadi 8.512 orang di Tahun 2020 penurunan sekitar 30 persen.

Untuk pelanggaran disiplin dan kode etik personil yang terjadi di lingkungan Polres Pangkalpinang berdasarkan data Sipropam Polres Pangkalpinang. (RedG/Prima).

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed