oleh

Plt Bupati Pemalang Hadiri Musyda Muhammadiyah Pemalang

Pemalang-Musyawarah Daerah ke-8 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang, resmi dibuka pada Sabtu (06/04/2023) di Komplek SMP Muhammadiyah Terpadu Moga, Kecamatan Moga,Kabupaten Pemalang.Kegiatan ini mengangkat tema “Memajukan Pemalang, Mencerahkan Semesta.

Pada pembukaan di hadiri Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat, Forkompimda,Camat Moga, Ketua PWM Jateng Tafsir, Ketua NU Pemalang dan Peserta Musyda dari perwakilan Cabang dan ranting Se Kabupaten Pemalang.

Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat menyampaikan Sebagaimana diketahui bersama, peran Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sudah tidak perlu disangsikan lagi. Bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka, Muhammadiyah telah melakukan aksi nyata dalam membina umat dan masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan maupun perekonomian dan perdagangan.

Berbekal pengalaman sejarah tersebut, maka melalui kesempatan ini saya mengajak Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk terus meningkatkan partisipasi aktifnya dalam pembangunan daerah. Muhammadiyah dan Aisyiyah harus mampu tampil di barisan depan, bersama dengan Pemerintah Daerah, dalam mengatasi berbagai persoalan sosial dan kemasyarakatan yang semakin kompleks serta sangat dinamis, jelas Mansur Hidayat

Mansur menambahkan Muhammadiyah memiliki peranan besar dalam mengusung kemajuan peradaban bangsa, maka dari itu saya mengajak hadirin semua untuk bisa bersatu dan bekerjasama, menjalin kolaborasi, menguatkan sinergi antara Muhammadiyah dan Pemerintah, baik ditingkat Desa, Kecamatan hingga Kabupaten dalam rangka menciptaka kondusifitas, perdamaian, persatuan, keamanan, dan kemajuan serta kesejahteran menuju Pemalang yang IKHLAS dan AMAN.

Abdul Muin Malilang selaku Ketua PDM Pemalang menyampaikan sebagai forum tertinggi di tingkat daerah, musyda ini akan membahas organisasi, musyda juga akan membahas program kerja organisasi periode 2023 – 2027. Selain itu untuk pengurus yang akan datang 60 persen dari kalangan baru dan 40 persen dari kalangan lama.

Baca Juga  Kakek Tuna Netra ini Belum Tertampung di Panti Wreda

Ditempat yang sama Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah (PWM Jateng), Tafsir, dalam sambutannya mengajak warga Muhammadiyah untuk terus berfikir berkemajuan, agar bisa melaksanakan ajaran Islam sesuai perkembangan zaman yang dinamis. “Alquran dan Hadits sudah selesai, namun tafsir (Alquran dan Hadits) akan terus berkembang sesuai dengan ruang dan waktu. Maka dengan perkembangan tafsir tersebut di Muhammadiyah muncullah Amal Usaha seperti Sekolah, Rumah Sakit PKU, dan Kampus.

Selain itu mengajak Muhammadiyah di Pemalang ikut membantu pemerintah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia melalui pendidikan dan kesehatan, jelas Tafsir.(Red/kml)

 

Komentar

Tinggalkan Komentar