Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjawab tantangan untuk ikut main bareng (Mabar) Mobile Legend di sela gelaran National E-Sport War From Home Central Java Governor Cup 2020, Minggu (21/6/2020). Saat bermain, Ganjar memilih memakai Hero atau karakter tokoh legenda asal Indonesia, yaitu Gatotkaca.

Mabar bertajuk friendly match tersebut disiarkan langsung di channel Youtube dan akun Facebook Ganjar Pranowo. Gubernur Ganjar yang memakai nickname “Mr GP” berada satu tim dengan seorang pro player asal Jakarta yakni Maungzy. Adapun lawannya adalah tim Alchemist asal Purbalingga yang juga peserta delapan besar kejuaraan National E-Sport War From Home Central Java Governor Cup 2020.

“Jadi hari ini akan melihat hasil kawan-kawan yang main e-sport Mobile Legend. Nanti kita mau main, kita tunggu nanti jam mainnya. Sekarang, ini (saya) mau diajari orang-orang untuk main game (Mobile Legend),” kata Ganjar saat menjawab tantangan Mabar dari panitia dan mencoba game di Kata Kopi Cafe, Semarang.

Ganjar mengatakan, mabar melawan tim Alchemist itu merupakan pengalaman pertamanya bermain game Mobile Legend. Maka dari itu sebelum bertanding ia sempat berlatih sebentar untuk melemaskan jari-jarinya.

“Sekarang kita mau lihat ini banyak hero yang akan kita pilih. Ada Lesley, Esmeralda, Valir, Uranos. Nah saya mau cari yang tokoh Indonesia, Gatotkaca! Kita pilih Gatotkaca. Sangar kan,” ungkapnya sambil menunjukkan karakter Gatotkaca.

Selama match berlangsung, Ganjar terlihat sangat menikmati. Gerakan jarinya pun cukup lincah meski mengaku baru pertama bermain. Sesekali ia juga tertawa melihat karakternya terkena serangan musuh. Match itu pun akhirnya dimenangkan oleh tim Ganjar Pranowo-Maungzy.
Kejuaraan National E-Sport War From Home Central Java Governor Cup 2020 ini merupakan ide Ganjar Pranowo dalam merespons anak-anak yang mulai merasa bosan di rumah karena pandemi.

Ide tersebut kemudian direalisasikan dengan menggandeng Gmedia.
Kejuaraan itu bahkan mendapat umpan balik yang bagus dari para gamer Mobile Legend. Itu terlihat dari banyaknya animo gamers yang mendaftar. Target peserta yang semula hanya 300 tim kemudian dinaikkan tiga kali lipat menjadi 1.024 tim dari 112 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Dari total jumlah peserta, 750 tim berasal dari wilayah Jawa Tengah.

“Sebenarnya kita ingin mendorong anak milenial untuk masuk ke ruang kreatif, berpikir positif agar berkembang terus. Kejuaraan ini tidak hanya wadah bermain game atau menjadi atlet e-sporr saja tetapi juga mengembangkan industri kreatif seperti menjadi developer game atau menciptakan karakter game dari tokoh Indonesia,” kata Ganjar dalam talkshow sebelum Ganjar mabar Mobile Legend.

“Harapannya ini bisa berjalan terus. Kalau ternyata antusias pesertanya bagus, ini bisa berkelanjutan tiap tahun,” tambah Ganjar.(sumber PDI Perjuangan)

Tinggalkan Komentar