Petani Nanas Mendapat Bantuan Alat Tekhnologi Dari BPPT

Badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnologi (BPPT) menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Teknologi Pasca Panen Buah Nanas (Ananas Comusus) Di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Pemalang, Selasa (28/08/2018). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendorong kemandirian petani dan meningkatkan nilai ekonomi nanas.

 

Kegiatan diseminasi tekhnologi ini diikuti 100 orang peserta dari perwakilan kelompok tani dan penyuluh. Dihadiri juga oleh anggota komisi X DPR RI Dr.Marlinda Irwanti Purnomo SE,M.Si, Kepala Deputi Tekhnologi Agroindustri dan Bioteknologi  BPPT Dr.Soni Solistia Wirawan,M.Eng, Kepala Balai Bioteknologi BPPT Dr. Agung Eru Wibowo,M.Si,Apt., Anggota DPRD kabupaten Pemalang merangkap sebagai ketua Pembina LPPM Seruling Masyarakat Belik Pemalang (MBP) Drs. Masrukhin Akhmadi, kepala Desa Beluk dan Kepala Desa Belik.

 

Dalam sambutannya Deputi Tekhnologi Agroindustri dan Bioteknologi BPPT Dr.Soni Solistia Wirawan, M.Eng  menyampaikan Bahwa BPPT dengan dukungan komisi X DPR RI, terus berkomitmen untuk inovasi dan layanan tekhnologi kepada masyarakat, salah satunya melalui kegiatan diseminasi tekhnologi penanganan pasca panen buah nanas. Adapun alat yang di berikan pada petani nanas meliputi Vacuum Fyring untuk pembuatan keripik nanas dan juicer alat untuk pembuatan minuman.

 

Diharapkan Inovasi tekhnologi hasil pengembangan perekayasa BPPT ini dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh petani nanas di kabupaten Pemalang khususnya wilayah kecamatan Belik dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ungkap Dr.Soni Solistia Wirawan M.Eng.

Dr. Soni Sulistio menyerahkan alat Tekhnologi di terima oleh Dr.Marlinda dan Drs.Masrukhin.

 

DR.Marlinda Irwanti, M.Si selaku anggota DPR-RI komisi X menyampaikan terimakasih pada BPPT yang telah memberikan alat tekhnologi modern bagi petani nanas di wilayah kecamatan Belik. Nanti nya alat tersebut bisa digunakan membuat syirup nanas, keripik nanas dan olahan makanan yang terbuat dari nanas.

 

 

Mayoritas masyarakat belik ini penghasil nanas, jika terjadi panen raya nanas harga murah sekali. Oleh karena itu dengan adanya alat tekhnologi dari BPPT ini bisa mampu mengolah olahan buah nanas, meliputi kerupuk, minuman dan Syrup, harapnya bisa mensejahterakan masyarakat ungkap Masrukhin selaku Pembina LPPM Seruling. (KH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *