Solo-Saat ini kita memasuki era digital dan disrupsi. Teknologi memegang peran strategis dan mempengaruhi semua aktivitas kehidupan manusia. Sehingga ketergantungan manusia di era industri 4.0 terhadap tehnologi sangat tinggi. Akibatnya manusia modern sering menjadi budak teknologi.

“Kita harus mampu menciptakan dan mengendalikan tehnologi. Kita harus menjadi subyek bukan obyek dalam era disrupsi. Jangan sampai kita justru diperbudak tehnologi ” ungkap Rektor Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Prof. Dr. Sutardi, MAppSc, saat menjadi salah satu pembicara dalam Talkshow Leader Milineal Menjadi Miliuner Bersama Jouska ” yang diselenggarakan secara daring oleh Bank Indonesia Cabang Surakarta, Kamis (18/6-2020).

Talkshow merupakan rangkaian kegiatan penandatanganan perjanjian kerjasama bea siswa yang diberikan BI Cabang Solo kepada mahasiswa UNS, IAIN Surakarta dan Unisri.

Untuk tahun 2020 merupakan beasiswa periode kedua bagi Unisri. Periode pertama tahun 2019, Unisri mendapat bea siswa 50 mahasiswa dan tahun 2020 kembali mendapat jumlah yang sama.

“Seleksi bea siswa sangat ketat. Baik dari sisi akademis maupun kemampuan dalam berorganisasi, maka jangan sia-siakan kepercayaan ini. Anda harus mampu menunjukkan bisa berhasil dalam studi dan kegiatan lainnya ” pesan Rektor, Sutardi, kepada penerina bea siswa.

Sebelum mini talkshow, didahului dengan penandatangan kerjasama yang dilaksanakan secara virtual antara pimpinan BI Cabang Solo, Bambang Pramono, Rektor UNS, Jamal Wibowo, Rektor IAIN Surakarta, Mudofir dan Rektor Unisri, Sutardi.

Acara diikuti para alumni dan penerima beasiswa BI yang tergabung dalam Generasi Bank Indonesia (GENBI) berjalan dengan antusias via zoom. (*)

Tinggalkan Komentar