Pemalang – Pembukaan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Petarukan angkatan Pertama, di MA Wahid Hasyim Petarukan Kel/Kec.Petarukan Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, Sabtu (22/09), diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Petarukan dengan penanggung jawab kegiatan Ustad Mahmudin, S.Pd.I, M.Pd.

 

Acara dimulai pukul 09.30 WIB, dihadiri oleh Ketua PCNU Kab. Pemalang, Kapolsek Petarukan, Syuriah Rois Majelis wakil cabang NU Kecamatan Petarukan, Ketua Tanfidiyah Majelis wakil cabang NU Kecamatan Petarukan beserta jajaran Pengurusnya, Peserta Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama(PKPNU) sejumlah 80 orang.

Ketua Panitia, KH.Misbahudin, mengucapkan selamat datang kepada hadirin tamu undangan dan para peserta Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama.

“Organisasi NU adalah organisasi kader yang harus di bina agar tidak mudah dikalahkan oleh organisasi lainnya” Jelas KH Mismahudin.

Dalam sambutannya Ketua PCNU Kabupaten Pemalang KH. Dasuki, S.Pd., menyampaikan bahwa sejarah dilakukan pendidikan kader ini untuk pertama kali diselenggarakan oleh PBNU tahun 2012, untuk PCNU Kabupaten Pemalang mulai menyelenggarakan Pendidikan Kader pada tahun 2016 dan sampai saat ini sudah menyelenggarakan sebanyak 4 kali.

Pendidikan kader untuk memperkuat gerakan NU pada tingkat kepengurusan struktural di tingkat Kecamatan, Kader dicetak selain dibekali ideologis paham Ahlussunah waljamaah juga dibekali kompetensi yang lain yang bisa menggerakkan dan dapat memberi manfaat kepada warga.

“Paham Ahlus Sunah waljamaah saat ini banyak tantangan karena banyak paham paham yang mengancam kelestarian Ahlus Sunah Waljamaah, NU diharapkan mampu mencetak kader sebanyak banyaknya sehingga bisa mencegah berkembangnya paham paham yang tidak sesuai Ahlus Sunah waljamaah” Tutur KH Dasuki S.Pd.

Muspika Petarukan yang diwakili Kapolsek Petarukan AKP Amin Mezi Syafiudin, S.H., M.H. menyampaikan pada tahun 2018 dan 2019 merupakan tahun Politik yang perlu perhatian dari semua pihak, tahun Politik diawali dengan Pilgub Jateng 2018 dan sudah berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.

“Situasi yang aman bukan karena tiba tiba tetapi aman dan tertib adalah situasi yang kita ciptakan dengan sebuah kesadaran dan kesepakatan bersama dan hal ini tidak lepas dari peran Bapak Ibu semua” Ungkap AKP Amin Mezi S,SH,MH.

Pilkades khususnya di Kecamatan Petarukan ada 2 tahap, tahap I telah dilaksanakan dan nanti tahap VII akan dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2018, Kapolsek Petarukan mengharapkan agar peserta bisa menjadi motivator minimal dari keluarga dan tetangga untuk menciptakan demokrasi yang aman dan damai.

“Kami memohon doa para Kyai, Ulama dan Bapak Ibu sekalian supaya Pilkades yang ada di Kec.Petarukan dapat berjalan dengan aman dan damai, Berharap para kader NU menjadi Kader yang cerdas/smart, tanggap dengan situasi yang ada” Imbuhnya (RedG kontributor Lies)

Tinggalkan Komentar