Wonogiri-Bertempat di pendopo rumah dinas Bupati Wonogiri telah dilaksanakan kegiatan Penyerahan Bantuan Alat Mesin Pertanian Kepada Kelompok Tani Dan Gapoktan oleh Bupati Wonogiri, Jumat (24/8).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Dandim 0728/Wng Letkol Inf M. Heri Amrulloh , Setda Kabupaten Wonogiri Drs. Suharno, Kasdim 0728/Wng Mayor Inf Nurul Mutahar S. Ag., M. Pd, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Ir. Safuan, penerima bantuan alat pertanian.

Laporan yang disampaikan oleh Kadispertan Ir. Safuan Kegiatan penyerahan mesin alat pertanian di serahkan kepada gapoktan oleh bupati wonogiri dilaksanakan pada hari jumat tanggal 24 Agustus 2018 bertempat di pendopo rumah dinas bupati wonogiri. Peserta pertemuan sebanyak 180 orang yang terdiri dari dinas terkait dan penyuluh kecamatan serta kordinator pertanian kecamatan,Gapoktan calon penerima alat bantuan pertanian yang berupa hand traktor ,pompa air, hand sprayer ,rice tranplanter.

Didalam mewujudkan swasembada pangan dan kemandirian pangan serta kedaulatan pangan bahwasanya di tahun 2015 Kementerian Pertanian melakukan MOU dengan TNI AD khususnya didalam menyukseskan program Upsus Pajale dan juga pelaksanaan Sergap petani. Perlu kami sampaikan sasaran Upsus Pajale di tahun 2018 ini seluas 8078 hektar dan hingga bulan juli kemarin sudah mencapai 75971 hektar sehingga capaian di perkirakan mencapai 95 persen

Produksi gabah kering giling mencapai 3255 ton kemudian potensi khususnya di bulan agustus seluas 3915 hektar dan potensi di bulan september sebesar 2110 hektar semoga target bisa tercapai. Untuk mendorong komoditas pangan bapak bupati beliau berkenan mengembangkan agrobis holtikultura yang mana di tahun 2018 mendapat bantuan bawang merah 80 hektar dan cabe besar 50 hektar kurang lebih nya setiap hektar nya mendapat bantuan 30 juta pengembangan tanaman lainya adalah buah melon,semangkan dan tanaman tahunan bibit klengkeng dan jeruk keprok. Secara teknis bantuan alat pertanian sangat mungkin akan di berikan kembali kepada para gapoktan mengingat besarnya lahan pertanian di kabupaten wonogiri sehingga kebijakan bapak bupati dapat selalu memberikan alat-alar pertanian kepada gapoktan yang berada di Kabupaten Wonogiri.

Dandim 0728/Wonogiri dalam sambutannya menyampaikan Penyerahan alsintan dari Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri ini di harapkan nantinya dapat bermanfaat bagi kelompok tani maupun Gapoktan. Saya di sini ingin memperkenalkan diri kepada hadirin yang hadir pada kesempatan kali ini. Kami berdinas di sini sudah 4 bulan beserta Kasdim kami yang baru. Bahwa kami dari angkantan darat mengadakan kerjasama dengan dinas pertanian. Pada dasarnya kita memdukung program pemerintah yang sudah berjalan dengan baik. Ini sangat bagus sekali dilapangan kita sudah bersinergi dengan dinas pertanian

Khusus pajale sudah berjalan dengan baik.saat ini dengan teman-teman bagaimana petani dapat terus bercocok tanam. Seperti jagung nanti kita kasih silahkan petani yang berminat dan mau nanti kita datangkan investor agar mau datang ke sini. Kami siap terus untuk menyediakan demplot 6000 m berupa semangka.Harapan kami nantinya bagi petani semagka bisa langsung menjual hasil pertanianya langsung ke distributor dengan harga 8000/kg dan ini merupakan komitmen kita. Mari kita bersama-sama sesarengan mbangun Wonogori ini dengan pertanian. Bukan tidak mungkin nanti muncul petani-petani yang berdasi. Kita harapkan para generasi muda ini sangat berminat untuk bertani guna meningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya yang berada di Kabupaten Wonogiri ini.

Sambutan Bupati Wonogiri Joko Sutopo hari ini pemerintahan kabupaten Wonogiri berusaha mewujudkan mimpi bagaimana membikin suatu proses petani yang berbeda visi saya salah satunya adalah sukses petanine. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut sangat susah karena masih sangat susah untuk memberikan penyuluhan kepada petani untuk menanam produk holtikultura. Saya berharap para gapoktan agar saling berdiskusi dalam pengembangan pertanian agar program-program pertanian dari pemerintah agar dilaksanakan agar dari petani yang tradisonal menjadi petani yang potensial. Salah satu usaha usaha pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan petani maka akan memberikan bantuan alat petani dalam 1 tahun akan ada ratusan alat pertanian yang akan di perbantukan.

Maka dari bantuan alat pertanian dari pemerintah akan diadakan evaluasi pertanian akan diadakan evaluasi agar supaya alat bantuan dari pertanian biayanya lebih murah dalam pengunaan operasionalnya. Terdapat 2000 pikiran dan gapoktan di kabupaten artinya banyak sekali gapoktan dan gapoktan yang belum menerima bantuan alat pertanian yang selama ini akan kami bantu agar seluruh gapoktan dan pikiran mendapatkan bantuan dari pemerintah. Solusi agar harga pangan tetap terjaga di kabupaten Wonogiri maka pemerintah kabupaten wonogiri mengadakan sistem panen ijon sebelum panen gabah telah dijual serta di budidayakan penanaman selain padi dan agro pertanian.

Untuk bisa menerima saran penanaman selain padi harus di bentuk kelompok petani yang propesional dan akan di bantu pemerintah dalam bentuk bibit dan pupuk pertanian jika sistem ini dapat diamini maka sawah yang fuso di kabupaten Wonogiri dapat di tanami. Untuk mendukung agro pertanian dan agro pertanian tersebut maka pada tahun 2019 kami akan menganggarkan dana dalam pembuatan sumur-sumur pantek yang ada dilahan pertanian tersebut. Saya mohon gapoktan memberikan pemahaman kepada kepada para petani jangan sampai seluruh bantuan dari pemerintah jangan ada potensi untuk menghilangkan ataupun menjual alat-alar pertanian bantuan tersebut.

Mari kita bersama-sama mengembangkan sistem pertanian dan syukur-syukur kita dapat melaksanakan cita-cita Bapak Dandim menjadi petani berdasi. Saya berpesan kepada masyarakat Kabupaten Wonogiri sebagai pemimpin daerah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai politik karena tahun ini adalah tahun politik maka marilah kita bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan sebagai warga negara yang baik. (RedG)

Tinggalkan Komentar