Pentingnya Menghidupkan Aktifitas Perikanan Tangkap di Pesisir Selatan Wonogiri

Jakarta – Di pesisir Selatan Jateng, Wonogiri dan wilayah Jawa yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia merupakan raksasa tidur dalam ekonomi perikanan laut.Tidak hanya memiliki potensi perikanan air tawar, Wonogiri diuntungkan karenan yang menghadap langsung Samudera Hindia namun sayangnya daerah pesisir Selatan Pulau Jawa kurang mendapatkan perhatian, padahal Samudera Hindia memberikan tawaran-tawaran kekayaan laut yang bisa dimanfaatkan dari pesisisir Selatan Pulau Jawa.Salah satu potensinya, adalah perikanan ikan tuna, cakalang dan tongkol.

Luluk Nur Hamidah, M.Si., M.PA., Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PKB sangat menyayangkan fakta bahwa sampai saat ini dukungan infrastruktur di Pesisir Selatan Pulau Jawa masih minim, investasi dan pengembangan perikanan pun di sejumlah kabupaten yang berbatasan dengan Samudera Hindia tersebut belum memenuhi harapan kesejahteraan nelayan.

Luluk, Sabtu (22/2) menuturkan bahwa salah satu syarat agar sektor perikanan berkembang adalah adanya pembangunan pelabuhan dan prasarana dan sarana yang mendukung petani saat melaut. Namun pada faktanya untuk infrastruktur di Pantai Selatan hanya Pelabuhan di Cilacap yang merupakan pelabuhan satu-satunya di pesisir Selatan Pulau Jawa yang memadai.

“Bisa dikatakan belum ada yang berani menggarap laut Wonogiri, selain potensi Ikan Tuna laut Wonogiri kaya akan potensi rumput dan ikan laut. Sayangnya, kekayaan alam itu belum bisa dioptimalkan untuk kemakmuran daerah. Jika dipertanyakan apa masalahnya, selalu jawabannya klasik yakni faktor geografis dan keterbatasan anggaran,” tuturnya.

Kedepannya, politisi yang biasa disapa Mbak Luluk ini berharap agar pemerintah khususnya Kemeterian Kelautan dan Perikanan agar sudah saatnya menengok ke Lautan yang ada di Selatan Pulau Jawa dan melakukan pembenahan infrastruktur untuk mendukung perikanan tangkap di Samudera Hindia yang kaya akan sumber daya hayati laut, Pelabuhan harus ditambah agar mampu mendukung program GEMARIKAN (Gemar Memasyarakatkan Makan Ikan) khususnya di Wilayah Wonogiri yang menjadi Dapil  Mbak Luluk.

Dari sejumlah program Kemeterian Kelautan yang diajukan di depan rapat dengan Komisi IV DPR RI, Mbak Luluk menilai KKP belum benar-benar memperhatikan nelayan yang berada di Selatan Pulau Jawa, yang diperhatikan masih pada perairan primadona seperti Laut Jawa dan sekitarnya padahal saat ini Laut jawa sudah overfishing ,sedangkan perikanan di Samudera Hindia dimana memiliki ZEE tidak tergarap.

Menurut dia jika memang dibutuhkan investasi besar untuk mengembangkan potensi laut di Wonogiri, jika memang pemerintah belum mampu, maka sepatutnya dibuka kesempatan investasi perikanan untuk menghidupkan perekonomian Wonogiri dan Pesisir Selatan Pulau Jawa lainnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *