Sunardi(45), warga Desa Tanjung Sari, Pacitan, Jawa Timur

Pacitan – Pria yang satu ini bukanlah tim sukses Paslon, bukan juga kader partai tapi dia seperti melebihi tim sukses, ikut memperjuangkan salah satu paslon untuk meraih kemenangan. Tujuanya mulia, agar Pacitan bisa lebih baik lagi.

Melalui akun Facebook nya, Sunardi(45), warga Desa Tanjung Sari, Pacitan, Jawa Timur selalu mengunggah calon Bupati dan wakil Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji-Gagarin Sumrambah, di berbagai grup. Tujuannya agar menang dengan selamat dan bisa membawa Pacitan lebih maju lagi.

Alasan Sunardi, sangat rasional melihat sosok Aji dan Gagarin, dalih nya meraka orang yang sangat pantas memimpin Pacitan, masih muda dan lincah dalam bergerak. Pasti Pacitan akan mengalami perubahan besar bila Aji dan Gagarin yang memimpin.

“Memang saya sangat suka dengan beliau, mereka adalah sosok pemimpin yang di harapkan masyarakat Pacitan.sehingga wajarlah kalau saya ikut andil untuk selalu mengunggah tentang beliau, supaya masyarakat sadar benar siapa beliau siapa dia,” ucapnya, Senin, (9/11/2020) .

Pria yang kesehariannya sebagai penjual barang elektronik second di pacitan ini, menerangkan bahwa dirinya mulai mengerti tentang Aji dan Gagarin, hanya melalui mulut ke mulut yang dia dengar dari banyak orang bahwa ternyata kedua orang ini sangatlah mempunyai potensi besar untuk memimpin Pacitan.

“Awalnya hanya mendengar namanya saja, lama-lama bisa mengerti siapa pak Aji dan Pak Gagarin, di situlah saya mulai berfikir kalau ternyata beliau berdua itu lah yang layak untuk jadi Bupati dan wakil Bupati Pacitan,” ungkapnya.

Sebagai penjual barang klitikan, tentunya Sunardi mempunyai harapan besar untuk Aji-Gagarin, agar bisa merubah nasib-nasib penjual barang klitikan atau Second serta memberikan fasilitas kepada pedagang klitikan seperti di kota-kota lain.

“Harapan saya dan teman-teman penjual klitikan, kedepan sebagai masyarakat Pacitan.Bupati terpilih nanti bisa membuatkan pasar barang-barang bekas. semacam pasar klithikan yang ada di Solo atau Madiun.Sehingga masyarakat Pacitan yang memiliki bakat tentang barang barang bekas bisa berkumpul di satu wadah, Sehingga bagi yang tidak mempunyai keahlian sama sekalipun bisa mencari nafkah di pasar tersebut. Soal tempatnya dimana saja terserah pemkab nanti asalkan ada tempatnya dan mudah di jangkau oleh masyarakat Pacitan,” harap nya. (RedG/Apri)

Tinggalkan Komentar