oleh

Pendidikan Karakter Menuju Indonesia Emas

-Opini-9 views
OPINI

Oleh :  Ahmad Zaqi Azkal Azkiak
(Mahasiswa Teknik Informatika
Universitas Kanjuruhan Malang)

Malang – Salah satu tema krusial Bangsa Indonésia saat ini adalah pentingnya pendidikan karakter untuk membentuk generasi Indonesia Emas. Kenapa memilih tema ini ?  Karena kedepan Indonesia butuh generasi pembela bangsa untuk meneruskan perjuangan dan amanah kemerdekaan. Perlu kita sadari, bahwa salah satu tanggung jawab masyarakat Indonesia khusus nya para pamuda,  bagaimana regenerasi Indonesia nantinya mempunyai nilai tawar ( kelebihan) dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karena, itu generasi Indonesia nantinya bisa menjadi aset berharga untuk bangsa dan negera Indonesia. Jarang disadari dan fikirkan bahwa pembentukan karekter sangat perlu diperhatikan. Terutama oleh  guru, pendidik maupun orang tua  bagaimana si anak mampu inovatif dan membawa perubahan kedepan menuju indonesia maju. Maka perlu diperhatikan sistem pendidikan karekter baik internal perguruan atau lembaga pendidikan dengan output terbentuk nya generasi emas Indonesia di masa yang akan datang.

Kita sadar bahwa masa depan Indonesia  ada di tangan generesi-generasi muda saat ini. Pendidikan karakter di rasa perlu di terapkan baik dalam formal, informal, non formal.

Apalagi kali ini indonesia di beritakan sebagai salah satu negara di belahan bumi ini yang mendapatkan bonus demografi, dengan sember daya manusia nya di dominasi oleh pemuda.

Menilik data pemilu 2019 kemarin, kurang lebih 51% pemilih adalah  pemula (pemuda) , maka penting bagi lembaga pemerintahan ataupun instansi independen di negeri ini bisa membangun sistem pendidikan selain untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan, serta memperhalus perasaan. Seperti yang dikemukakan oleh Tan Malaka, konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara ‘ing ngarso sun tulodho , ing madyo mangun karso, tut wuri handayani’ dimana  sistem among yang di wariskan Kihadjardewantara .

Maka penting di bangun dan diterapkan sistem pendidikan yang berorientasi pada pendidikan karakter genereasi Indonesia yang siap untuk menjawab tantangan zaman serta membentuk pribadi indonesia yang kuat , progresif, produktif, menuju Indonesia emas.

Pendidikan Karakter

Menurut pengetian, pendidikan karakter adalah pendidikan yang menekankan pada proses pembentukan karakter kuat pada peserta didik. Pendidikan karakter di harapkan mampu sebagai solusi bagi gejolak serta dinamika yang ada baik sosial, ekonomi, politik dan sebagainya.

Salah satu penyumbang

Permasalahan yang ada di bangsa ini salah satunya disebabkan karakter  pemuda hari ini tidak kuat dan labil.

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki jumlah pendudukan ke empat terbesar di dunia ini, lantas apa jadi nya jika besar dan pesat nya penduduk Indonesia ini jika karakter penduduk tidak kuat, bagaimana nasib bangsa  kedepan?

Maka, pendidikan karakter sangat perlu dan penting untuk di terapkan di negara Indonesia. Realitas sosio ekonomi dan politik yang ada hari ini kita masih dalam pengaruh dari luar seakan akan bangsa kita ini tidak punya jadi diri, apa lagi generasi muda kita masih banyak yang masih meniru atau bahkan terjerumus dalam budaya budaya asing. Adanya  kemajuan teknologi, bangsa Indonesia terpengaruh budaya konsumtif (akibat produk kapitalis global) yang terlihat jelas dengan  mundur nya pengetahuan tentang budaya asli bangsa indonesia serta dan krisis moral bagi pemuda kita hari ini.

Baca Juga  Laju Deforestasi Indonesia Turun 75,03 %, KLHK: Ini Bukti Bukan Prestasi

Hal ini, menjadi Pekerjaan Rumah Kita semua, permasalahan di atas dapat diminimalisir dan mendapatkan solusi untuk bersama menyongsong Indonesia emas. Pemanfaatan sumber daya alam serta pengembangan sumber daya manusia nya, serta peka nya instansi pendidikan untuk kembali menerapkan konsepsi pendidikan karakter bagi putera bangsa Indonesia.

Pendidikan karakter ini lah yang mungkin bisa menjadi solusi untuk Indonesia kedepan, pendidikan yang berorientasi pada membentuk manusia yang utuh, serta sistem pendidikan yang bisa di terima oleh si murid dengan variatif dan kepekaan pendidik (guru) untuk  menjalankan aktifitas belajar dengan masuk pintu mereka keluar pintu kita. Artinya bagaimana guru dapat mendinamisasi cara mengajarnya agar mudah di pahami dan di terima oleh peserta didik nya.

Pembelajaran yang bersifat pada aktifitas peserta didik (Student Centris ), dalam suasana yang lebih demokratis, adil, manusiawi, serta menyenangkan, membangkitkan semangat belajar peserta didik , merangsang timbulnya inovasi , inspirasi, imajinasi, kreatif , dan semangat hidup.

Dengan demikian pendidik yang hanya mengedepankan kognitif sudah dapat membunuh karakter peserta didiknya. Pembelajaran yang berpusat pada peserta didiknya (pendidikan karakter) secara tidak langsung akan menjadikan kualitas peserta didik unggul tidak hanya pada aspek kognitif saja, namun terbentuk nya karakter peserta didik nya. Bahwa anak yang unggul dalam karakter  akan mampu menghadapi persoalan serta menemukan solusi dalam menghadapi tantangan dalam hidup secara  baik dalam aktualisasi  diri. Harapannya mampu mengemban tanggung jawab sebagai warga negara kedepan untuk membawa perubahan dan memajukan bangsa dan negara kita ini.

Hal yang perlu di perhatikan oleh pendidik (guru) untuk melaksanakan pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter. Bagaimana proses belajar mengajar mampu membawa peserta didik  berfikir dan analitis serta dialektis dalam membuat forum kelas hidup. Guru tidak hanya hanya melakukan tanggung jawab moral dan sosial dalam menjalankan proses belajar mengajar dalam kelas kepada murid nya akan tetapi secara langsung dan tidak langsung menumbuhkan karakter anak didik untuk bisa berkreasi dan mengembangkan potensi yang dimilikinya .

Adanya pendidikan karakter di dunia pendidikan maka generasi di masa depan mampu terhindar dari tindak ketidakadilan dan merugikan khalayak umum semisal korupsi, mementingkan diri sendiri dan keluarga.

Adanya pemimpin yang dari belia sudah didik dan mempunyai karakter tinggi diharapkan Indonesia menjadi bangsa berkarakter, anti korupsi, sehingga harapan besar generasi genersi Indonesia bisa menjadi anak muda yang mampu membawa Indonesia maju mendunia yakni Indonesia emas kedepan.

Generasi muda yang mampu bersaing dengan dunia luar dan dapat merealisasikan cita cita besar bangsa Indonesia yang adil makmur serta dapat di aplikasikan nya 5 poin Pancasila sebagai ideologi bangsa serta falsafah nya berotientasi pada rakyat Indonesia.

Estafet Generasi
Sekali lagi pentingnya menerapkan sistem pendidikan karakter mulai dini. harapan besar dapat memunculkan generasi pemegang tongkat estafet negeri. Kemajuan bangsa dan negara tergantung siapa yang memimpin negara. Pemimpin yang diinginkan ialah pemimpin yang siddiq,  pemimpin yang benar-benar mengedepankan dan mementingkan kehidupan rakyat bukan hanya dalam perkataan namun juga dalam tindakan nya .

Baca Juga  Jelajah Sejarah Indonesia, Buku Panjang dan Menarik

Kedua adalah pemimpin yang amanah, pemimpin yang dapat melaksanakan dan mengemban amanah yang di berikan serta dapat di percaya jika di berikan mandat ataupun pekerjaan yang di berikan kepada nya maka niscaya kepercayaan itu akan di lakukan dengan baik serta bertanggung jawab. Ketiga yakni pemimpin yang tablig , yakni bisa melaksanakan tugas dengan baik dan jujur. Terakhir, fatonah yakni pemimpin yang  cerdas dalam bertingkah dan lakunya. Bangsa kita ini butuh orang yang cerdas bukan hanya pintar sudah berapa ribu jebolan terdidik yang ada di tataran penting di negara ini bergelar doktor sampai profesor namun mereka tak cerdas nan pandai untuk bagaimana menjadikan bangsa dan negara kita ini maju dan rakyat nya sejahtera.

Yang di maksud cerdas di atas yaitu baik dalam segi pegetahuan dan prilakunya. Generasi Indonesia mulai hari ini di cetak sebagaimana harapan kita bersama untuk menyongsong Indonesia maju , Indonesia emas kedepan dengan di bekali pendidikan karakter mulai dini dan dapat menerapkan 4 aspek di atas yang semua bermuara pada output an bagaimana generasi pembela bangsa penegak kesatuan berbangsa dan bernegara di atas tak lepas dari terbentuk nya karakterter penerus bangsa .

Dengan mengedepankan pendidikan karakter mulai dari dini diharapkan terbentuk  pribadi Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Essa, berbudi luhur, berilmu, cakap, bertanggung jawab mengamalkan ilmu,  berkomitmen memperjuangankan cita cita kemerdekaan indonesia.

Disamping itu adanya kombinasi antar  taqwa, intelektual , profesional adalah  3 poin penting dalam kemajuan bangsa dimasa akan datang. Disamping itu  kebenaran , kejujuran , keadilan, yang mana ke tiga poin tersebut pula ialah modal yang sangat berharga untuk calon calon pemimpin bangsa ini kedepan agar kemaslahatan rakyat menjadi orientasi dalam kepemimpinannya. Yang terakhir yakni dzikir , fikir , amal sholeh merupakan  titik puncak hamba selain sebagai manusia seutuhnya.

Maka dari itu sangat sangat optimis pula sebagai rakyat yang hidup dalam bangsa dan negera yang besar ini dengan banyak nya suku , ras , agama , dan budaya ini dengan di bekali pendidikan karakter kedepan jangan hanya 5 tahun lagi indonesia menuju indonesia emas jika semua hal di atas di perhatikan 2 atau 3 tahun kedepan indonesia akan dibawa melanglang buana oleh generasi genersi terbaik bangsa menuju indonesia maju , indonesia emas .

Terakhir mengutip perkataan sang proklamator republik indonesia ini Ir. Soekarno “ berikan aku 1000 orang tua akan ku cabut semeru dari akar nya , dan berikan aku 10 pemuda niscaya akan ku goncangkan dunia “ , dan kutipan dari The fouding father republik indonesia Ibrahim Tuan Datuk Tan Malaka “ pendidikan harus nya untuk mempertajam kecerdasan , memperkukuh kemauan , dan memperhalus perasaan “.

Indonesia emas dengan generasi emas pula dengan di bekali pendidikan karakter anak bangsa . (RedG)

Daftar pustaka :
Tan malaka, dari penjara ke penjara, 1946 ( hal 30-221)
Tan malaka, aksi massa , 1926 ( hal 1-35)
Ki hadjar Dewantara , pendidikan, ( hal 54 -115)
Pramoedia ananta tur, bumi manusia ( 23-102)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed