Wonogiri- Sukiman (58) warga Dusun Ngasinan Wetan RT 2 / RW 2 Desa Wonoharjo, Kecamatan Wonogiri kaget mendapati dua orang yang dia temui pada Minggu (10/3) dini hari di area SMPN 5 Wonogiri di Dusun Ngasinan Desa Wonoharjo,Kecamatan Wonogiri ternyata melakukan pencurian dengan pemberatan di tempat tersebut.

Menurut Paur Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono mewakili Kapolres AKBP Uri Nartanti Istiwidayati menjelaskan kejadian bermula saat Sukiman selesai melaksanakan Sholat Tahajud pada Minggu, 10 Maret 2019 dini hari.

“Selesai Solat Tahajud , dia keluar dari dalam rumah dengan maksud untuk memukul kentongan, saat berada di luar rumah dia menyoroti menggunakan lampu senter dan dia mendapati sebuah sepeda motor terparkir di pinggir jalan raya dekat area SMPN 5 Wonogiri,” ujarnya.

Iwan menuturkan Sukiman kemudian menelpon temannya bernama Daryanto agar keluar rumah.

“Kemudian terlihat 2 orang berjalan menuju keluar, kemudian 2 orang tersebut akan menepikan motor namun lari kabur kearah Wonogiri,” katanya.

Iwan menambahkan setelah dilakukan pengecekan 16 buah laci meja guru, 4 loker dan 1 almari dalam keadaan teracak. Adapun barang yang hilang adalah
1 unit Laptop Asus dan mos tanpa kabel, rol warna putih dan uang tunai Rp 120 ribu.

“Diperkirakan pelaku masuk ke ruang guru dengan cara merusak kunci pintu ruang dengan menggunakan alat obeng. Atas kejadian tersebut pihak SMP N 5 Wonogiri mengalami kerugian sekitar Rp. 3,5 juta dan kemudian di laporkan ke Polsek Wonogiri Kota,” tegasnya.

Dari tempat kejadian polisi berhasil menemukan tas ransel hitam yang berisi laptop hasil curian,mouse wireless, obeng, tang , masker dan sarung.

“Tindakan kepolisian melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan unit Resmob Polres Wonogiri,” tutupnya.(TM)

Tinggalkan Komentar