oleh

Pemkab Bateng Targetkan 70% Masyarakatnya Divaksin Covid-19

Bateng – Pemkab Bateng menggelar rapat koordinasi percepatan pelaksanaan PPKM dan percepatan vaksinasi di Bangka Tengah. Bertempat di GSG Selawang Segantang Koba, Rabu (16/06/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Bateng, Kapolres Bateng, Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Camat, Kades/Lurah, Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Polisi Sektor, Kepala Pukesmas se-Bateng, tokoh agama dan Masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Bupati Bateng Algafry Rahman meminta agar stakeholder (pemangku kepentingan) se-Bateng untuk dapat serius dalam mengikuti rapat koordinasi yang digelar kali ini.

“Ini sangat penting, sehingga jika ada Camat, Kades/Lurah ataupun stakeholder se-Bateng yang telah diundang, namun tidak hadir, mohon yang lainnya dapat menyampaikan informasi ini,” ujar Algafry.

“Saya minta program vaksinasi Covid-19 ini untuk dapat dengan serius disosialisasikan kepada Masyarakat, agar target yang telah kita susun juga dapat tercapai dan Masyarakat Bateng dapat terhindar dari virus Corona,” tambah Algafry.

Kapolres Bateng AKBP Slamet Ady Purnomo mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 ini adalah tugas dan tanggung jawab bersama.

“Vaksinasi Covid-19 ini adalah tugas dan tanggungjawab kita bersama, di mana Kami Polres Bateng juga telah melaksanakan vaksinasi ini, sebagai contoh bagi Masyarakat dan hasilnya Alhamdulilah masih sehat, tidak terjadi efek yang aneh-aneh,” ujar AKBP Slamet.

Usai Rapat koordinasi terkait penerapan PPKM dan percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bateng (Foto: Istimewa)

Sementara itu, perwakilan Dandim 0413 menilai keinginan Masyarakat dalam program vaksin Covid-19 ini masih rendah.

Masyarakat Bateng masih sangat kurang dalam partisipasi dalam mengikuti vaksin Covid-19 ini, tentu saja kemungkinan keraguan untuk vaksin timbul akibat hoax yang beredar, mulai dari vaksin yang tidak aman sampai menimbulkan efek samping, untuk itu saya himbau agar Masyarakat tidak percaya dengan hoax yang beredar,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bateng Zaitun mengungkapkan akibat Covid-19 ini sebanyak 35 orang di Bateng harus kehilangan nyawanya.

Baca Juga  KNPI Bangka Barat Apresiasi Lanal Babel, Berhasil Ungkap Sabu Seberat 2 Kilogram Dipelabuhan Tanjung Kalian

“Sampai 15 Juni 2021, sudah ada 35 orang kehilangan nyawa, akibat Covid-19, dengan ini vaksin ini sangat penting dan Kita jamin halal dan aman,” ujar Zaitun.

Masyarakat yang sudah divaksin, agar tetap menerapkan protokol kesehatan. “Namun jika pun sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19, tetap harus menerapkan protokol kesehatan dan sekali lagi vaksin ini tidak berbahaya,” ujar Zaitun.

Pemkab Bateng hingga saat ini, masih memiliki 2300 dosis vaksin Covid-19 teruntuk Masyarakat Bateng. “Target adalah 70% masyarakat divaksin, namun untuk Bateng baru 9%, sehingga masih kurang 61%, padahal dengan vaksin Covid-19 ini dapat memicu sistem imunitas tubuh untuk melawan virus Corona,” ujar Zaitun. (RedG/Rizal)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed