oleh

Pelajar Pemalang Dihipnotis, Akhirnya Motor Raib

Pemalang – Beredar kabar remaja di Kabupaten Pemalang menjadi korban kejahatan hipnotis atau gendam hingga motor dan barang berharga raib. Belakangan diketahui, korban rupanya ditipu dengan iming-iming ilmu kebal.

Korban kriminalitas itu adalah Raditya Noval Pramudya yang masih berstatus pelajar, warga Desa Bojongnangka Kecamatan Pemalang. Kejadian yang tengah viral di media sosial itu terjadi pada Rabu (5/7/2023).

Dalam informasi yang beredar, korban awalnya dihampiri dua pelaku di sekitar Jalan KH Ahmad Dahlan, Kebondalem. Pelaku berpura-pura menanyakan arah ke Terminal, hingga akhirnya korban diajak ke TPU Pemantepan, Kebondalem.

Narasi yang beredar di media sosial itu menyebut, setibanya di TPU Pemantepan kendaraan sepeda motor korban kemudian dirampas pelaku. Diduga saat itu korban tak sadarkan diri atau terhipnotis.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Pemalang, Bripka Arie Wibowo, menyebut, pihaknya sudah menerima laporan dari korban. Dirinya pun meluruskan bahwa kejadian itu bukan kejahatan hipnotis atau gendam, melainkan penipuan.

“Bukan perampasan atau hipnotis namun ditipu daya oleh pelaku. Iya, deliknya penipuan” terang Bripka Arie Wibowo, Kamis 6 Juli 2023.

Diketahui usai menanyakan arah Terminal, korban sempat diajak berbincang-bincang dengan pelaku. Saat itu, pelaku menawarkan rajahan ilmu kebal kepada korban. Korban pun tertarik dengan iming-iming ilmu kebal itu.

“Setelah ketemu, mereka bincang-bincang terus pelaku menawarkan rajahan kebal, katanya ‘kalau kamu mau seperti saya, ini dibawa ke dalam Makam Pemantepan’,” tutur Bripka Arie.

Korban yang tertarik dengan iming-iming ilmu kebal itu kemudian membawa rajahan ke dalam makam. Sebelum masuk ke makam, korban diminta meninggalkan barang-barangnya dan dititipkan ke pelaku.

“Pelaku nyuruh korban masuk, nanti barang-barangnya ditinggal. Handphone dan motor korban akhirnya dibawa lari pelaku.” pungkas kanit Reskrim.

Baca Juga  Dirjen Imigrasi Bentuk Tim Asistensi Analisis Masalah Keimigrasian

Kasus tersebut pun saat ini dalam penanganan kepolisian. Dari kejadian ini, Bripka Arie Wibowo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan selalu waspada, apalagi terhadap orang yang tak dikenal.

“Hati-hati karena kejahatan bisa muncul kapan saja, dan kalau baru kenal jangan mau diajak ke tempat sepi.” pungkas Arie Wibowo. (RedG/ Eriko Garda Demokrasi)

 

Komentar

Tinggalkan Komentar