oleh

Pasca Lebaran, Penjual Barang Antik di Kota Lama Semarang Sepi Pengunjung

Semarang – Pasca Lebaran di kawasan antik Kota Lama Semarang, mengalami penurunan pengunjung. Salah satu penjual barang antik di Kota Lama Semarang, Heri mengaku, pasca Lebaran pengunjung sepi dan mempengaruhi omset penjualan barang antik.

“Lebaran ini agak berkurang apalagi Covid-19 yang sudah melanda selama dua tahun. Sebelum ada Covid-19, pengunjung membeludak banget dari dalam kota maupun luar kota lebih banyak daripada sekarang,” kata Heri kepada Gnews. Id, Jumat (21/5/2021).

Heri mengatakan, sepinya pengunjung perbandingannya diperkirakan sekitar 10 banding 2. Oleh karena itu, omset menjadi menurun lebih jauh, yakni biasanya per hari mendapatkan satu juta rupiah tetapi sekarang hanya mendapatkan puluhan ribu saja.

“Sesuai dengan pengunjungnya, omset sudah pasti jatuh lebih jauh. Kalau biasanya, bukan pengunjung saja bahkan pembeli juga ramai. Sekarang ini untuk mendapatkan pendapatan mencapai satu juta itu susah. Paling per hari mendapatkan puluhan ribu saja, paling ada sih sampai ratusan ribu saja,” ungkapnya.

Heri juga menjelaskan, ramainya pengunjung itu bisa menjadi awal minat untuk membeli dagangannya.

“Biasanya pasca Lebaran ramai. Pengunjung ramai dan berminat untuk membeli dagangannya. Harapannya, kami semua pedagang agar kembali seperti semula ramai pengunjung dan berhasil meraih banyak pendapatan,” pungkasnya.

Pengamatan Gnews. Id, pukul 20.00 sampai 22.00 tampak beberapa pengunjung saja yang datang di kawasan penjualan barang antik Kota Lama Semarang.

Sementara pengunjung barang antik, Saputra mengaku, hobi dengan barang-barang antik sehingga datang ke Kota Lama Semarang.

“Awalnya nongkrong di Kota Lama bersama teman-teman saja. Melihat di depan angkringan ada tulisan kawasan barang antik, ya saya datang kesitu untuk mencari lampu-lampu jadul (jaman dahulu), ” kata Saputra warga Demak, di sela-sela kesibukannya memilih barang antik.

Baca Juga  Letjend TNI (Purn) Marciano Norman Kukuhkan KONI Kepri

(RedG/Dicky Tifani Badi)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed