Pacitan – Semakin panas tensi persaingan diantara dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pacitan pada perhelatan Pilihan Bupati dan wakil Bupati di Pacitan. Bahkan belakangan, beredar meme-meme yang mencatut nama besar pendiri Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertujuan agar masyarakat Pacitan untuk memilih Paslon nomor urut dua, yang punya nama lain “Mbois”.

Secara nyata bahwa paslon dua Yudi Simbogo-Isyah Ansori tersebut diusung oleh dua partai yakni PDIP dan PKB. Sedangkan pasangan calon satu Indrata Nur Bayuaji-Gagarin Sumrambah, yang diusung Partai Demokrat bersama enam koalisi parpol lainnya serta beberapa partai pendukung non parlemen di Pacitan.

Sukatno, Ketua Bidang Pro Rakyat, DPC Partai Demokrat Pacitan, Jawa Timur Saat di konfirmasi melalui telepon seluler sangat menyayangkan beredarnya meme-meme menyesatkan semacam itu. Ia pun juga belum mengetahui asal-usul meme-meme yang sudah beredar di media sosial (medsos).

“Sejauh ini kami juga belum mengetahui, asal muasal meme-meme tersebut. Yang jelas, saat ini sudah banyak beredar di jejaring media sosial,” ungkap Sukatno, sabtu (31/10)

Sukatno juga sangat menyayangkan perbuatan yang sangat tidak terpuji tersebut. Kenapa juga harus mencatut nama dan juga foto pendiri partai Demokrat yang juga Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), untuk memilih Paslon nomor urut dua.

“Ini harus segera disikapi. Agar masyarakat tidak tertipu oleh meme-meme menyesatkan tersebut dan yang sangat kami sayangkan kenapa juga membawa nama dan foto pak SBY,” tegasnya.

Terpisah, Gondomono, salah satu Relawan SBY juga sangat menyayangkan atas meme yang di buat oleh orang yang tidak punya rasa tanggung jawab tersebut.

Lebih lanjut Gondomono, menegaskan bahwa itu merupakan pekerjaan orang-orang yang sakit hati dan sangat di sayangkan karena tidak mempunyai sifat kedewasaan dalam berpolitik.

“Menanggapi meme yang beredar gambar Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kami sebagai relawan SBY menengaskan kepada masyarakat bahwa meme tersebut tidaklah benar dan kami percaya masyarakat tidak terpengaruh dengan plintiran-plintiran murahan seperti itu” tegasnya.

Gondomono, juga menerangkan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono hanya merestui Indra Nur Bayuaji dan Gagarin Sumrambah,sebagai calon Bupati dan wakil Bupati Pacitan.

“Sudah sangat jelas kan? kalau beliau, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono hanya merestui Indrata-Gagarin, dan sangat di sayangkan jika cara cara pengecut dan jauh dari sifat ksatria di pertontonkan di depan publik itu sangatlah tidak baik dalam rangka pembelajaran politik kepada masyarakat Pacitan,”Pungkas Gondomono.(RedG/Apri)

Tinggalkan Komentar