Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko mewakili gubernur Jawa Tengah menutup acara pesta rakyat dalam rangka memperingati Hari jadi Jawa Tengah ke 68 di Kabupaten Pemalang

Pemalang – Semarak Pesta Rakyat sebagai rangkaian peringatan hari jadi Jawa Tengah ke 68 di Kabupaten Pemalang ditutup dengan parade Seni Budaya Jawa Tengah 2018.

Parade yang menampilkan duta seni dari 35 kabupaten/kota ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi seni budaya Jawa Tengah, serta mendorong generasi muda dan seniman Jawa Tengah untuk lebih mencintai warisan budaya leluhur serta berkreasi dalam mengemas garapan seni pertunjukan.

Seperti yang ditegaskan oleh Gubernur Jawa Tengah yang disampaikan oleh kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo mengatakan “Singkat kata, Jawa Tengah telah memiliki warisan seni budaya yang melimpah, maka mari kita lestarikan seni budaya dan wujudkan masyarakat Jawa Tengah, masyarakat yang berbudaya.”

Oleh karena itu dengan adanya upaya apresiasi, pelestarian dan pengembangan seni budaya tersebut dan menunjukan keragaman budaya maka dengan adanya ajang kreativitas melalui kegiatan “Parade Seni Budaya Jawa Tengah”, diharapkan akan tercipta jejaring budaya dan jalinan kebersamaan antar seniman maupun masyarakat untuk saling memberikan ruang kreativitas kepada para seniman dalam berkarya secara kreatif, sportif dan apresiatif, serta mempertebal rasa persatuan dan kesatuan bangsa ditengah budaya global. Selain itu melalui kreativitas seni budaya dalam wadah Parade Seni Budaya dapat menjadi sarana efektif untuk Pendidikan karakter serta meningkatkan rasa cinta tanah air, memperkokoh jati diri bangsa serta upaya meningkatkan budi pekerti yang luhur.

Acara yang ditutup oleh Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh wakil gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko ditandai dengan pemukulan drum.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh wakil Gubernur mengajak masyarakat Jawa Tengah agar kegiatan ini dapat masuk dalam agenda pariwisata nasional.

“Semua ini mampu mengkikis dan memfilter merebaknya seni budaya asing yang belum tentu sesuai dengan budaya kita. Dan saya salut dengan banyaknya masyarakat berbondong bondong menyaksikan parade seni sambil berbelanja dan memotong pada pesta rakyat, ini menunjukkan cinta dan bangga mengenakan produk dalam negeri, kalau itu semua dikemas dalam rutinitas dalam kebiasaan sehari-hari maka dapat menjadi kegiatan tahunan dan masuk dalam salah satu agenda pariwisata.” kata gubernur Jawa Tengah.

Parade yang dimulai dari Taman Patih Sampun di Jl. Gatot Subroto Pemalang ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Pemalang. Kanan kiri bruas jalan Gatot Subroto, Kalam A. Yani sampai depan panggung Kehormatan di alun-alun Pemalang dipenuhi masyarakat Pemalang untuk menonton parade seni dari 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah.

Di depan panggung kehormatan, setiap duta seni dari Kabupaten/kota diberi kesempatan untuk perform selama 180 detik.

Perform dimulai dengan pertunjukan apik dari para taruna akpol yang bergabung dalam drumband akpol, dilanjutkan dengan penampilan kesenian dari Hongaria, Argentina dan Meksiko.

Selanjutnya diikuti oleh perform dari duta seni kabupaten Sragen yang menampilkan “Kudo Ngawiat” yang menceritakan dimana Kuda Sembrani jadi saksi bertukar kasih, indahnya alunan musik batu kenong yang menemani, sudah ditakdirkan ‘kita tak kan terpisah aku akan jatuh cinta, tentu saja seorang pangeran selalu jatuh cinta, aku akan jatuh cinta, kepada seorang puteri, seorang puteri dari Keto karena besarnya cinta dan
kasih yang ku miliki, aku Ingin Terikat janji sehidup semati, makna-makna hidup yang kita resapi karena itulah kukukuh bersamamu, ketro dan Gendhingan, kuda sembrani jadi saksi, yang berkejaran di hutan
Jenalas ini sayap dan dengus nafas kupacu kencang, kuda sembrani makan api perpecahan, kini damai dan berbahagia, diringi oleh hujan emas yang kau pinta.

Kudo Ngawiat, perform dari Kabupaten Sragen

Berbagai kreasi, koreografi, musik, kostum yang di kemas apik dalam suatu seni pertunjukan di sajikan oleh para duta seni vdari Kabupaten/kota se Jawa Tengah.

Parade seni ini ditutup dengan penampilan dari duta seni Kabupaten Pemalang sebagai tuan rumah. (RedG)

Cuplikan perform Tari Barong Perak Wongan Sawah dari Kabupaten Wonogiri 

 

Tinggalkan Komentar