Boyolali–Sebanyak 50 orang yang terdiri Dosen dan Mahasiswa dari Sekolah Agama Islam Mulia Astuti (Staimas) Wonogiri mengikuti Outting Seminar di Edupark Camp Bell 2, Desa Tawangsari Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Sabtu (1/12).

 

Pada kegiatan yang bertemakan “Membangun Ekonomi Kreatif Desa Berbasis Lingkungan” itu menghadirkan tiga pembicara. Yaitu, Kades Tawangsari, YT Supriyanti, Praktisi CSR PT Pertamina BBM Boyolali, Faiz B Marwan dan Ketua Staimas Wonogiri, Dr Bramastia MPd.

Bramastia berharap dosen dan mahasiswa dapat menyerap banyak hal dari Kades Tawangsari dan CSR Pertamina.

“Saya ingin Staimas Wonogiri bisa berkontribusi kepada masyarakat. Banyak yang bisa diterapkan dosen dan mahasiswa di tempat tinggal masing-masing untuk membangun ekonomi kreatif yang berbasis lingkungan,” papar Bramastia.

Pembicara lainnya, Faiz menyampaikan banyak hal tentang CSR. Menurut dia, CSR atau corporate social responsibility yaitu tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat terutama lingkungan di sekitarnya.

Faiz mengemukakan bentuk-bentuk CSR di antaranya pemberdayaan, bina lingkungan, kemitraan dan UMKM.

“Intinya, CSR suatu bentuk pengembangan masyarakat. Ada tiga aktor yang terlibat yaitu akademika dari akademisi, bisnis dari kelompok-kelompok swasta dan government. Perlu sinergitas,” papar Faiz.

Dia menuturkan masing-masing aktor-aktor memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri.

Kepala Desa Tawangsari, Yayuk T Supriyanti menyatakan bahwa untuk bekerjasama dengan pihak swasta harus mencari potensi yang ada dan memiliki master plan.

“Saya itu dulu sampai bolak balik ke Pertamina. Kalau ingin diperhatikan kita harus bawa masterplan desa dulu,’ ucap Kades yang pernah meraih Kalpataru tingkat Jateng tahun 2017 itu.

Para Dosen dan Mahasiswa Staimas Wonogiri juga mengunjungi Sriekandi Patras Action dari difabel yang sedang Membatik, UPPKS Melati yang memproduksi Karak Non Borak, Lembu Andini yang memproduksi Susu dan River Tubbing Tawangsari.(RedG)

Tinggalkan Komentar