oleh

Olahan  Inovasi Berbasis Produk Lokal, Dikenalkan Mahasiswa KKN UPGRIS 

 

Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang berada di Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang memanfaatkan buah produk pertanian lokal durian dan kolang kaling. Hasil olahan yang telah dibuat tersebut diperkenalkan kepada Ibu-ibu PKK di desa Kebondowo,  Minggu (2/2/2020).

Ada tiga  jenis makanan yang berhasil dibuat, yaitu pancake durian yang diolah dengan whiped cream, tape durian goreng, dan manisan kolang kaling.

Desa Kebondowo merupakan salah satu sentra penghasil durian dan kolang kaling di Kabupaten Semarang. Potensi lokal berbasis pertanian inilah yang menarik mahasiswa KKN UPGRIS untuk berinovasi dalam pengelolaan makanan.

Antusias Ibu-ibu PKK juga sangat tinggi dan bertanya banyak hal saat Mahasiswa KKN UPGRIS memperkenalkan hasil olahan  tersebut

Ibu kepala dusun Kebondowo Sukamto bertanya, whiped creamnya dimasukkan kapan ketika akan menggoreng tape durian. Dan bertanya juga untuk manisan kolang kaling diberi pewarna kapan dan bagaimana cara pembuatan kulit dari pancake durian. Dan masih banyak pertanyaan lain dari Ibu-ibu PKK yang terlihat sangat tertarik dengan variasi baru yang dikenalkan oleh mahasiswa KKN UPGRIS karena tidak seperti biasanya.

Mahasiswa UPGRIS sangat senang melihat Ibu-ibu PKK yang menikmati hasil makanan tersebut terlebih bagian Kewirausahaan. Karena mengolah 3 makanan tersebut merupakan salah satu program kerja (proker) mereka. Awalnya mereka juga ingin membuat abon lele mengingat desa Kebondowo juga banyak sekali ternak lele. Namun setelah berkonsultasi dengan  sekretaris Ani desa Kebondowo, akhirnya abon lele dihapuskan dari rencana olahan makanan mereka.

Ani sendiri berharap makanan yang diolah oleh mahasiswa KKN UPGRIS dapat dikenalkan sebagai makanan khas Kebondowo dan dapat dijual di tempat wisata yang saat ini banyak sekali dikunjungi yaitu Wisata Bukit Cinta yang memang terletak di desa Kebondowo itu sendiri.

Baca Juga  UPGRIS dan Jihan Almira Chedid Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Pesisir Pantai Mangunharjo

“Desa Kebondowo ini kan juga ada tempat wisata yaitu Bukit Cinta, jadi makanan yang kalian buat bisa dikenalkan dan dijual di sana sebagai makanan khas Kebondowo.” Terang  Ani. (RedG/Putri HS)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed