oleh

Normalisasi Saluran Irigasi Desa Kuncen

-Klaten-4 views

Klaten – Dimasa pandemi Babinsa Koramil 23/Ceper Kodim 0723/Klaten mendampingi pengerukan aliran irigasi Sungai Kaliwunggu sepanjang 430 meter.

Hal ini dilakukan karena terdapat penimbunan tanah dan lumpur yang menganggu kelancaran pembagian air ke sawah. di dukuh Bapangan RT 01/RW 04 Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Senin (30/11/2020).

Kepala Desa Kuncen, Muryadi menyampaikan bahwa tujuan utama normalisasi sungai adalah untuk memperlancar alur sungai karena banyak timbunan tanah dan lumpur, selain itu juga untuk irigasi area sawah yang merata dan juga untuk mencegah banjir.

Lebih lanjut, ia berharap setelah sungai dikeruk, maka aliran irigasi akan lancar.

Babinsa Koramil 23/Ceper Serda Suparman bersama Ketua LPM Kelurahan Kuncen Agung Nugroho mengawasi langsung jalannya pengerukan yang menggunakan excavator karena kondisinya berlumpur dan penuh rumput liar.

Serda Suparman menyampaikan, hal tersebut tentunya menjadi kendala karena saat ini mulai masuk musim penghujan bila tidak segera di atasi akan menimbulkan bencana banjir dan aliran air menuju sungai Kepoh akan terganggu, karena Excavator yang diperlukan masih melaksanakan pengerukan di tempat lain sehingga baru sekarang pengerukkannya dapat dilakukan.

Babinsa Serda Suparman berharap kegiatan normalisasi berguna untuk masyarakat khususnya petani.

“Selain itu untuk mendukung sektor pertanian dalam pembagian air ke saluran irigasi, mengandalkan air dari sungai ini, “ jelas Serda Suparman.

Diharapkan dengan normalisasi sungai ini dapat memperlancar pengairan diwilayahnya dan tanaman padi serta palawija dapat tumbuh subur sehingga apa yang menjadi harapan petani dan pemerintah dalam mensukseskan program swasembada pangan akan terwujud.

Dan salah satu warga Ponimin di Dukuh Bapangan RT 01 Kelurahan Kuncen merasa terbantu sekali dengan adanya pengerukan irigasi di wilayahnya.

Baca Juga  Babinsa Bantu Dampingi Posyandu Progam Balita yang Sehat

“Bila mengandalkan kerja bakti, yang memerlukan tenaga banyak orang dan memakan waktu lama, dengan peralatan Excavator tentunya kita hanya menunggu waktu beberapa hari saja dan hasilnya akan maksimal,” ucap Ponimin.

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed