WONOGIRI – Yayasan Karya Emas Center mendorong Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri untuk mengambil peran pada masa new normal ini untuk ikut mengangkat Wonogiri.

Yayasan Karya Emas Center adalah yayasan yang memayungi keberadaan STAIMAS Wonogiri.

Salah satu pembina Yayasan Karya Emas Center, Harun Abdul Hafidz, mengatakan, melalui Prodi yang ada, STAIMAS bisa bersinergi untuk ikut membangkitkan kegiatan pendidikan, perekonomian, dakwah dan lainnya.

“STAIMAS harus ikut mengangkat Wonogiri. Bagaimanapun Covid-19 membawa dampak yang luas. Untuk Prodi Ekonomi Syariah, misalnya bagaimana potensi yang ada di Gajah Mungkur bisa dikelola dan dimaksimalkan. Prodi ES bisa bersinergi dengan masyarakat sebagai bentuk pengabdian,” ujar Harun pada acara Halal Bi Halal Virtual dan Silaturahim Syawal 1441 STAIMAS Wonogiri, Minggu (7/6).

Menurut Harun, di bidang pendidikan Staimas bisa ikut merumuskan dan menyiapkan model-model pembelajaran yang tepat untuk peserta didik di Wonogiri. Di Prodi KPI, dia mencontohkan aktivitas-aktivitas Dakwah Virtual bisa dikembangkan di Wonogiri.

Ketua Yayasan Karya Emas Center Anfasa Azwan Izza P, mengemukakan, Wonogiri akan mempersiapkan metode-metode pembelajaran yang tepat untuk mahasiswa. Fasa menuturkan, melaui momentum halal bi halal dan silaturahim itu bisa semakin meningkatkan jalinan kerjasama seluruh keluarga besar Yayasan Karya Emas Center dan Staimas.

Ketua STAIMAS, H Tri Gunawan Hadi SSos, S. PdI, M.Si, M.H, menyadari adanya kendala di beberapa wilayah yang susah untuk mendapatkan akses internet.

Untuk itu, kata Tri, pihak kampus berusaha agar materi kuliah bisa tetap tersampaikan kepada mahasiswa dan komunikasi tetap terjalin meski melalui daring.

Dia berharap ke depan STAIMAS semakin lebih baik memberikan pelayanan kepada mahasiswa dan melakukan pengabdian kepada masyarakat.( ril )

Tinggalkan Komentar