oleh

Nenek Sebatangkara Akhirnya Dibuatkan Rumah Oleh Warga

Brebes – Nenek sebatang kara ini dapat tersenyum lega. Karena Warga Gunungsumping, Kecamatan Sirampog, Brebes bergotong royong membuatkan rumah di tanah pekarangan milik Kodiah tetangganya seluas 3 x 5 meter.

Katem hidup sebatang kara berusia senja, berusia lebih dari 70 tahun, sebelumnya menempati rumah kosong milik Toriyah warga Gunungsumping Rt 02 Rw 03 Desa Plompong Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes yang ditinggal merantau ke Jakarta.

Menurut Karso ketua Rt setempat, Sabtu (20/4/2018) menuturkan bahwa tahun 2011 sudah pernah diajukan untuk rumah untuk Nenek Katem melalui program pemerintah terkait rumah jompo. Namun karena tidak adanya identitas yang jelas, Nenek Katem tidak masuk dalam kualifikasi penerima bantuan.

Sedangkan Mujeri, tetangga yang tinggal berdekatan dengan rumah kosong yang ditempati Nenek Katem menuturkan, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari harinya si nenek mendapatkan bantuan dari tetangga kanan kiri dan masyarakat setempat.

Lebih lanjut Karso menjelaskan bahwa Nenek Katem sudah mulai menempati rumah kosong warga dusun Gunungsumping dari tahun 2005, sampai dengan sekarang. Sedangkan alasan dibangunkannya rumah untuk Nenek Katem dikarenakan rumah kosong yang ditempati Nenek Katem rubuh karena usia rumah kosong yang sudah cukup tua lebih dari 30 tahun karena tidak dirawat dan dihuni.

Menurut penuturan Karso, sebenarnya tahun 2012 dari pihak Dinas Sosial Kabupaten Brebes sudah pernah disurvei terkait informasi keberadaan Nenek Katem, sampai dengan sudah diadakannya musyawarah bersama Karang Taruna Dusun Gunugsumping, tapi sampai dengan sekarang tidak ada tidak lanjut dari pemda Brebes.
Informasi terkait Nenek Katem, bahwa Nenek Katem hidup sebatang kara, sebelum berdomisili di dusun Gunungsumping sempat tinggal di Desa Ciroyom Kecamatan Sirampog. Nenek Katem berpindah tempat di dusun Gunungsumping sejak tahun 2005.

Harapan warga dusun Gunungsumping ada perhatian khusus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes untuk mencarikan solusi bagi kehidupan si nenek sebab ini persoalan kemanusiaan. (RedG kontributor Baqi)

Komentar

Tinggalkan Komentar