oleh

Naiknya Biaya Penanganan Covid-19, APBN 2020 Tetap Kredibel Dan Akuntabel

Jakarta – Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo dalam keterangan persnya mengungkapkan  pemerintah terus menyiapkan dan menjalankan langkah-langkah penanganan dampak pandemi Covid-19 secara komprehensif.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan untuk menangani dampak kesehatan, jamian sosial, dan stimulus dunia usaha, Pemerintah berencana melakukan penyesuaian biaya penanganan covid-19 menjadi Rp 695,2 triliun, meningkat dari rencana sebelumnya sebesar Rp 677 triliun. Rinciannya, sebesar Rp 87,55 T untuk anggaran kesehatan, anggaran perlindungan sosial Rp 203,9 T, insentif usaha sebesar Rp 120,61 T, sebesar Rp 123,46 T disiapkan untuk sektor UMKM, pembiayaan korporasi menjadi Rp 53,57 T, dan untuk dukungan sektoral K/L dan Pemda sebesar Rp 106,11 T.

“Sebagai konsekuensi penambahan biaya untuk menangani covid-19 ini, defisit APBN Tahun 2020 pun diperkirakan melebar, dari semula defisit sebesar 1,76% atau sebesar Rp  307,2 T menjadi 5,07% atau Rp 852 T dalam Perpres 54/2020, dan defisit baru diperkirakan sebesar 6,34% atau Rp 1.039,2 T. ” kata Yustinus, Jum’at (19/6).

Dengan kata lain, terdapat kenaikan kebutuhan pembiayaan yang diperkirakan sebesar Rp 905,2 T, yaitu dari semula Rp 741,8 T menjadi Rp 1.647,1 T. Perubahan ini dimaksudkan untuk menyerap kebutuhan masyarakat yang dinamis dan mengantisipasi dampak pandemi, dan terus dibahas di internal Pemerintah dan bersama-sama dengan Badan Anggaran dan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat. Perubahan final akan dituangkan dalam revisi Perpres No. 54/2020.

Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, terus berkomitmen mencermati setiap perubahan yang terjadi, menyerap dan mendengarkan aspirasi publik, dan mendiskusikan rencana dan langkah-langkah  yang akan diambil dengan seluruh pemangku kepentingan. APBN 2020 dipastikan disusun dan diimplementasikan secara kredibel, transparan, dan akuntabel, serta diabdikan untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga  Sinergi TNI-Polri, HUT Lantamal III ke-70 Digelar Dengan  Prokes

Dukungan, masukan, dan kritik seluruh elemen masyarakat amat bermanfaat bagi terselenggaranya pelayanan publik dan penanganan pandemi yang lebih baik. (RedG).

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed