Wonogiri – Bertempat di Lapas Kelas II B Wonogiri telah dilaksanakan kegiatan Penandatanganan MoU dan pembukaan pelatihan ketrampilan menjahit antara WBP Rutan Wonogiri dengan BLK Wonogiri dan dilanjutkan panen raya Jagung hasil kerjasama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Wonogiri, PT. BISI International Tbk dengan Rumah Tahanan Negara Kelas II B Wonogiri, Senin (11/3).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa, Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, Sutrisman, SH,Kepala Rutan Kelas II B Wonogiri Urip Dharmayoga,Pejabat Struktural Pelayanan Tahanan Digdo Wilarto,Kepala Disnaker Wonogiri Dra. Ristanti,Kapolsek Wonogiri Kota AKP Budiyono, Kepala Balai Latihan Kerja Wonogiri Drs. Bambang Gunarso dan tamu undangan kurang lebih 35 orang

Sambutan Kepala Rutan Kelas II B Wonogiri Urip Dharma Yoga, SH mengatakan saat ini warga binaan yang menghuni Rutan Wonogiri sebanyak 340 orang dan dapat bersinergi antara petugas dan warga binaan.

“Hari ini kami mengadakan kerja sama pelatihan menjahit dan finishing mebel dari BLK Wonogiri.Kami juga bekerjasama di bidang pertanian hasil tanaman warga binaan sudah dapat dipanen saat ini ,” ujarnya.

Dia menuturkan penanaman pertanian tersebut memanfaatkan lahan-lahan produktif di sekitar Ruran 4,2 ha yang berpotensi untuk dimanfaatkan.

“Kami tidak ingin warga binaan hanya menjalani kerjaan monoton, tapi mandapatkan ilmu yang manfaat oleh karena itu dalam pelatihan ini saya harapkan kedepan dapat mengikuti dengan baik sehingga dapat menjadi bekal saat bebas nanti,” jelasnya.

Sambutan Kepala Disnaker Kabupaten Wonogiri Dra. Ristanti mengatakan untuk saat ini sementara kami melakukan MOU dengan lapas Kelas II B Wonogiri sementara dua paket saja antara lain menjahit dan finishing mebel.

“Semoga kerjasama MOU ini dapat bermanfaat bagi warga binaan sebagai bekal jika sudah bebas sebagai warga binaan.Kami juga akan menyalurkan ke perusahaan garmen jika para warga binaan serius menekuni kursus menjahit,” tegasnya.

Sambutan Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, Sutrisman, SH menjelaskan dalam pembinaan warga binaan niscaya akan berhasil tanpa campur tangan dari semua pihak antara lain warga binaan sendiri, petugas dan Pemerintah Kabupaten setempat khusunya pemerintah Kabupaten Wonogiri.

“Semoga kegiatan semacam ini dapat terus di tingkatkan dalam wujud ketrampilan lainya sehingga kelak warga binaan yang sudah keluar dari rutan dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri dan masyarakat sekitar,” bebernya.

Sambutan Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa mengatakan dengan diadakannya MOU ini diharapkan para warga binaan dapat belajar dan mengasah ketrampilan untuk bekal setelah selesai menjadi warga binaan.

“Saya juga berharap warga binaan selalu punya inovasi, walau di dalam tahanan punya pola pikir yang jernih,” tegasnya.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MOU antara BLK Kabupaten Wonogiri dan Lapas Kelas II B Wonogiri dan panen raya jagung hasil tanaman warga binaan serta pemberian bantuan secara simbolis kepada warga kurang mampu di sekitar lapas.

Kegiatan berjalan aman, lancar dan tertib, pengamanan oleh anggota Polsek Wonogiri Kota dengan Wasdal Kapolsek AKP Budiyono, SH. (Red TM)

Tinggalkan Komentar