oleh

Motor Pakai Knalpot ‘Brong’ Diancam Hukuman 1,5 Bulan Penjara

Jambi – Hukuman atau ancaman satu bulan kurungan penjara bagi pengguna jalan yang nekat menggunakan knalpot brong atau racing. Hukuman tersebut sesuai dengan UU No.22 Tahun 209 tentang Lalu Lintas dan Agkutan Jalan  (LLAJ) yang melarang keras penggunaan sepeda motor yang tidak untuk semestinya.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jambi Kombes Pol Heru Sutopo Sik membenarkan adanya sanksi hukum tersebut. Menurutnya, bagi pengguna kendaraan di jalan raya yang menggunakan knalpot blong atau dikenal sebagai knalpot racing yang bersuara pekak itu, diancam hukuman kurungan satu bulan penjara, dan denda Rp 250 ribu.

“Hukuman tersebut sesuai UU LLAJ pasal 285 terkait persyaratan teknis dan layak jalan setiap kendaraan,” ungkap Perwira berpangkat Melati Tiga tersebut.

Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol. Heru Sutopo (Foto: Humas Polda Jambi)

Kombes Pol Heru Sutopo Sik juga menegaskan, kendaraan yang nekat tidak memasang peralatan seperti spion, lampu utama, rem, klakson, pengukur kecepatan (Speedometer) dapat dipidana Satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu rupiah.

“Sanksi ini diberikan untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta menimalisir jatuhnya korban jiwa,” lanjut Heru.

Knalpot Brong dilarang di Jambi (Foto: Istimewa)

Untuk itu jajaran Ditlantas Polda Jambi terus melakukan kegiatan razia knalpot di sejumlah titik di Provinsi Jambi. “Beberapa kendaraan yang kedapatan menggunakan knalpot racing lansung diamankan dan ditilang oleh petugas,” pungkas Heru. (RedG/Syah)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed