Pati – Peran serta Kodim Pati dalam rangka membentengi generasi muda agar cinta terhadap negara dan bangsa dapat dilakukan dengan berbagai cara, baik itu dalam organisasi muda maupun kegiatan yang lain, sebanyak 213 peserta latihan gabungan Ambalan ke 4 golongan Penegak, menerima wawasan kebangsaan (Wasbang) dari Komandan Kodim 0718/Pati yang di wakili Danramil 15/Batangan Kapten Inf Mujima bertempat di Aula Makodim 0718/Pati

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 15/Batangan Kapten Inf Mujima memaparkan,” tentang Pancasila dan Ke-Bhinneka Tunggal Ika-an serta tiga unsur pokok Wasbang yaitu Rasa Kebangsaan, Paham Kebangsaan, dan Semangat Kebangsaan, rabu (19/12/18)

“Rasa Kebangsaan merupakan wujud dari Sumpah Pemuda yang menyatukan tekad menjadi bangsa yang kuat, dihormati dan disegani diantara negara-negara di dunia.

Paham Kebangsaan merupakan komitmen bersama yang benar-benar dilandasi semangat kebersamaan, senasib, dan sepenanggungan.
Sedangkan Semangat Kebangsaan merupakan perpaduan antara rasa dan semangat kebangsaan yang terpancar dari kualitas dan ketangguhan bangsa dalam menghadapi ancaman,” paparnya.
Dalam ceramahnya Kapten Inf Mujima juga menyinggung bahaya Narkoba, seks bebas/pornografi, terorisme, aliran sesat, dan kekerasan/perkelahian yang kian marak di kalangan generasi muda saat ini. Ia juga menyampaikan tentang tren perang saat ini, yaitu Proxy War.

“Sasarannya adalah generasi muda untuk menghilangkan rasa nasionalisme, menghilangkan patriotisme, tidak mau menghargai orangtua, cuek, dan tidak peka terhadap lingkungan, sikap dan perilakunya yang tidak mencerminkan budaya bangsa dan egoisme serta kebebasan tanpa batas, sehingga akan mudah dipecah belah dan mudah dikendalikan oleh pihak ketiga,” terang Kapten Inf Mujima.

Salah satu peserta Sebut saja Ayu Ningtyas di temui Pendim mengungkapkan rasa senang dan bersyukur karena dengan adanya kegiatan ini jadi tahu dalamnya Wasbang dan langkah pemuda di jaman sekarang, apa yang di papararkan oleh Kapten Inf Mujima sangat penting bagi generasi muda di masa yang sudah modern, penjelasan sangat berarti bagi pemuda generasi yang akan meneruskan cita-cita bangsa,”ungkapnya. (RedG kontributor nartopendimpati)

Tinggalkan Komentar