oleh

Menparekraf Siapkan Program Bantuan Bagi Nakes dan Gugus Tugas

Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno kunjungi markas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jl. Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (8/1/2021). Kunjungan ini untuk membahas percepatan penanganan COVID-19 bersama Kepala BNPB Doni Monardo yang juga sebagai Kepala Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi dengan Gugus Tugas dalam upaya percepatan penanganan Covid-19, terutama dari sisi penyediaan bantuan akomodasi bagi tenaga kesehatan (nakes).

“Penyediaan kamar atau akomodasi yang sudah kita lakukan akan diperbanyak dan diperluas tahun ini bagi tenaga kesehatan. Baik untuk kepentingan isolasi mandiri atau karantina,” ungkap Sandi sapaan akrap Menparekraf itu dalam keterangan persnya yang diterima G-News.id di Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Selain itu, Sandi mengatakan, pihaknya juga akan membantu mensosialisasikan kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak atau yang disebut 3M.

Terkait sektor Pariwisata, Sandiaga juga memaparkan bagaimana konsep wisata era baru yang lebih mementingkan sisi kesehatan dan keselamatan, terutama ditengah kondisi Pandemi Covid-19 saat ini. Sehingga, sektor wisata juga menjadi bagian dari pemberi solusi, bukan menjadi bagian dari masalah.

“Kami sedang menyusun program bersama tim untuk membantu dukungan moril ‘Para Pahlawan Kesehatan’ yang saat ini mungkin sudah lelah agar dapat meningkatkan moril mereka kembali untuk lebih semangat lagi ke depan,” tutur Sandiaga.

Doni Monardo pun menyambut baik niat Kemenparekraf yang mau membantu dalam percepatan penanganan Covid-19 di Tanah Air ini, terutama terkait akomodasi bagi tenaga kesehatan, Pekerja Migran Indonesia, dan Warga Negara Asing untuk karantina atau isolasi mandiri. Terlebih saat pembatasan kunjungan bagi wisatawan asing pada 1-14 Januari 2021.

Baca Juga  Akhirnya Semua Ke Jokowi

“Kami dari Satgas menyampaikan terima kasih kepada Kemenparekraf yang telah sigap membantu Satgas penanganan COVID-19. Dengan adanya pengumuman tersebut ada potensi terjadi penumpukan banyak warga negara asing di Bandara Soekarno Hatta karena terbatasnya fasilitas akomodasi, dan Kemenparekraf sudah membantu mencarikan solusinya,” ucap Doni.

Doni mengatakan, Kemenparekraf memiliki kemampuan untuk promosi yang akan dimanfaatkan untuk memotivasi masyarakat agar kembali patuh pada protokol kesehatan. Ia mengaku, dalam beberapa bulan ini memang ada kecenderungan terjadi penurunan tingkat kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

Hal itu, kata Doni terlihat dari peningkatan kasus aktif sejak awal November 2020 sebanyak 54 ribu orang dan saat ini sudah lebih dari 11 ribu orang atau hampir dua kali lipat peningkatan kasus aktif. Sehingga dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak untuk memotivasi diri kita sendiri termasuk orang di sekitar kita, untuk betul-betul patuh kepada protokol kesehatan.

“Presiden juga mengingatkan walaupun ada vaksin tapi tetap harus diimbangi kepatuhan pada protokol kesehatan,” tandasnya. (ong)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed