oleh

Menkumham Resmikan Badiklat Kumham Jateng

Semarang – Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan HAM (Badiklat Kumham) Jawa Tengah (Jateng), Selasa (16/2/2021) diresmikan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna H Laoly.

Badiklat Kumham Jateng ini, tercatat sebagai Unit Pelaksana Teknis yang pertama memiliki gedung asrama dan pusat pembelajaran di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM  (Kemenkumham) untuk tingkat wilayah.

Menkumham menilai, keberadaan gedung baru Badiklat Kumham Jateng merupakan tempat digelarnya kegiatan yang sangat strategis. Hal itu, sebagai bagian dari upaya Kemenkumham meningkatkan kompetensi insan pengayoman, khususnya melalui pendidikan dan pelatihan secara klasikal.

“Tetapi tidak bisa juga dipungkiri bahwa metode klasikal tetap sangat dibutuhkan dalam bidang-bidang tertentu. Untuk itu, kehadiran Gedung Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan HAM Jawa Tengah adalah solusi tepat menjawab kebutuhan itu,” jelasnya Yasona saat memberikan sambutan.

Selanjutnya, menarik untuk melihat bagaimana profil gedung baru Badiklatkumham Jateng sebagaimana yang dilaporkan oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, Lucky Agung Binarto. Gedung itu berdiri megah saat diresmikan, pembangunan Badiklat Hukum dan HAM Jawa Tengah dimulai sejak tanggal 05 Agustus 2020, dengan membangun pagar keliling di atas lahan seluar 45.000 m².

Tanggal 3 September 2020 dilakukan tahap pekerjaan konstruksi yang ditandai dengan Peletakan Batu Pertama dan Ground Breaking.

Pembangunan Tahap I telah selesai pada tanggal 22 Desember 2020 dengan total luas bangunan 6.000 m² dengan anggaran sebesar Rp 35.330.717.831 yang bersumber dari APBN.

Pelaksanaan konstruksi itu, menyelesaikan dua bangunan utama yaitu Gedung Kantor dan Gedung Asrama.

Gedung kantor terdiri atas dua lantai. Di lantai lantai 1 terdapat Lobi Utama, Ruang Perkantoran dan Fasilitas umum. Sedangkan di Lantai 2, terdapat aula yang diberi nama Aula Yasonna H Laoly, dengan kapasitas ruangan untuk 300 orang dan dilengkapi layar videotron.

Baca Juga  Gaya Ganjar Sampaikan Ideologi Pancasila ke Masyarakat Jadi Contoh BPIP

Di bagian selatan berdiri Gedung asrama yang juga terdiri atas dua lantai. Di lantai dasar kita akan menemui lobi asrama, dua ruang kelas dengan kapasitas masing-masing 40 orang, dua ruang komputer dengan kapasitas yang sama dan ruang makan berdaya tampung 80 orang.

Ada juga ruang perpustakaan dan ruang Puspa Raja (Pusat Pembelajaran Jarak Jauh). Merupakan ruang serbaguna yang mengusung konsep teather room , dengan kapasitas tempat duduk 80 orang, lengkap dengan fasilitas videotron.

Untuk kamar asrama sendiri, berada di lantai satu dan dua, dengan total kamar sebanyak 41, masing-masing mampu menampung 2 orang peserta Diklat.

Saat ini Badiklatkumham Jateng mengampu tugas pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM yang meliputi 11 Provinsi pada 10 Kantor Wilayah. (RedG/Ian)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed