oleh

Mengenal M Izzul Islam, Seorang Content Creator Pencak Silat dari Pondok Pesantren Modern Al Hassan

Bekasi – Memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni tak membuat M Izzul Islam tinggi diri. Menjadi pelatih sekaligus content creator pencak silat menjadi pilihannya, Ingin membagikan ilmu serta melestarikan budaya bangsa adalah alasannya.

Hal itu terbukti cukup banyak prestasi membanggakan yang pernah diraihnya. Bahkan, Pria asal kota Ternate itu juga sempat mendapatkan Juara 1 kategori tanding tingkat mahasiswa/dewasa sekaligus menjadi pesilat terbaik pada kejuaraan pencak silat bekasi nasional championship 01.

M Izzul Islam atau yang lebih dikenal Iyyas adalah seorang content creator pencak silat asal Indonesia yang lahir di Ternate pada tanggal 1 Maret 2003. Ia cukup dikenal dengan video pencak silat nya sejak 4 tahun lalu, Iyyas sudah memiliki followers lebih dari 62.9k di akun TikTok yang di beri nama @iyyasizzulisam.

Salah satu dari sekian banyak remaja yang eksis di dunia konten pencak silat saat ini adalah Iyyas. Remaja Ini memiliki akun di media sosial Instagram dengan 23.3K followers yg ia beri nama akun @iyyas_izzulislam.133.

Selain menjadi seorang content creator Iyyas juga berprofesi sebagai pelatih tanding silat Tapak Suci sekaligus musyrif  dan  Guru agama di pondok pesantren modern Al-Hassan.

Pesan Iyyas buat teman-teman yang takut untuk memulai, Ingat semua bunga tidak akan mekar secara bersamaan… Begitu juga bulan dan bintang mereka akan bersinar pada waktu yang berbeda dan  waktu yang akan tiba, oleh sebab itu, para atlet yang terjun dan memulai karirnya untuk berjuang di dunia pencak silat kalian harus ingat bahwa Mendali perak dan mendali emas itu tidak terbuat dari perak dan emas asli, tapi terbuat dari keringat usaha dan doa setiap hari, setelah kalian berhasil jangan pernah ragu untuk terus berbagi…Karna ilmu yang kalian beri akan menjadi amal jariyah di kemudian hari.

Baca Juga  Kisah Konten Kreator Eka Rifky Wahyudi dari Engineer Jadi Pebisnis Industri Kreatif

Taklukan apa yg belum kalian taklukan, jadilah orang yang lebih hebat dari para pendahulu, percaya saat yang lain ragu, hingga kalian tau sampai di mana diri ini akan terus maju. Dan ingat “Teruslah berdiri di depan untuk menjadi seorang pemenang, atau berdiri di belakang untuk menjadi seorang pecundang.” (RedG / Rohmat Yusuf)

Komentar

Tinggalkan Komentar