oleh

Mengenal Haji Akhmad Subkhi Calon Ketua PPP Pemalang

Pemalang– Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pemalang akan melaksanakan Musyawarah Cabang (MUSCAB) PPP ke VIII. Salah satu agenda utama Muscab adalah untuk memilih Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP yang akan di laksanakan pada hari Sabtu, 18 September 2021 bertempat di kantor DPC PPP Pemalang.

Salah satu kandidat Calon Ketua DPC yang saat ini sedang mencuat dan menjadi incaran para pewarta untuk dimintai keterangannya karena pencalonannya sebagai Calon Ketua DPC PPP Pemalang menggegerkan jagad maya, adalah Haji Akhmad Subkhi (HAS).

Haji Akhmad Subkhi (HAS), lahir dan besar di Desa Moga, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, terlahir pada tanggal 03 Juli 1962.

HAS merupakan sosok yang sudah malang melintang di kancah perpolitikan nasional. Ia tercatat pernah aktif sebagai Anggota Departemen Dakwah DPP PPP era Hamzah Haz, juga pernah menjadi Anggota aktif di Departemen Litbang DPP PPP era kepengurusan Suryadharma Ali.

Saat ini HAS bertekad mencalonkan diri sebagai ketua DPC PPP Pemalang karena merasa terpanggil untuk meneruskan perjuangan kakeknya (Kiai Mikhrob) yang merupakan salah satu pendiri PPP di Pemalang dan pernah menjadi Anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari fraksi PPP pada tahun 80-an. Tidak hanya itu, kakeknya juga merupakan Ketua MWCNU Moga periode pertama.

Selain aktif di kepengurusan DPP PPP, HAS juga sejak muda sudah berkiprah di Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI), yakni dari tahun 1983-2006.

Setelah lebih dari dua dekade berkiprah di Jakarta, HAS akhirnya memutuskan pulang dan menetap di kampung halamannya di Pemalang pada awal tahun 2015. Di Pemalang, HAS aktif di berbagai kegiatan sosial keagamaan, juga organisasi pemerintahan Desa.

Baca Juga  Bupati Pemalang Terima Penghargaan PBB

HAS juga dipercaya oleh masyarakat untuk menjadi Ketua Badan Permusyawaratan Desa yang selanjutnya disingkat BPD atau yang disebut dengan nama lain adalah lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk Desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis.

Kembalinya HAS ke dunia politik khususnya di PPP Pemalang berangkat dari motivasi besarnya untuk mengangkat kembali marwah partai yang belakangan ini dinilainya cukup mengkhawatirkan.

Selama satu dekade terakhir ini saya melihat tidak ada perubahan yang signifikan di tubuh partai, pengurus DPC juga cenderung eksklusif, tidak transparan, terutama soal keuangan,” ungkap HAS saat dimintai keterangan.

Tidak hanya itu, lanjut HAS, ia juga bertekad untuk membangun harmonisasi di antara pelaku politik dan pelaku ekonomi di Pemalang agar ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Pemalang beranjak naik, tidak stagnan di peringkat bawah.

“Saya berpandangan antara indeks pembangunan manusia dengan pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan dua arah. Artinya, indeks pembangunan manusia dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.Sebaliknya, pertumbuhan ekonomi juga dapat mempengaruhi indeks pembangunan manusia. Dan itu semuanya berkaitan erat dengan politik,” kata HAS.

HAS menekankan pentingnya konsolidasi politik untuk membangun Pemalang yang lebih baik. Hal itu harus didukung oleh stabilitas politik. Karena stabilitas politik berdampak ke banyak hal, terutama menyangkut keamanan dan ekonomi. Karenanya perlu adanya harmonisasi di antara pelaku politik dan pelaku ekonomi untuk mewujudkan keinginan itu.

Keamanan dan ekonomi tidak bisa berdiri sendiri, tapi berkaitan erat dengan politik, ungkap HAS.(RedG)

  • Penulis : Kamal Hayat
  • Editor : Sarwo Edy

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed