Presiden ke 6 RI, Susilo bambang Yudhoyono

Pacitan – Ibarat seperti rumput yang terkena pupuk, semakin subur dan berkembang biak dengan cepat.itulah gambaran untuk pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Pacitan.Indrata Nur Bayuaji-Gagarin Sumrambah.yang selama ini semakin kebanjiran dukungan.

Apa lagi duet partai Demokrat dan Partai Golongan Karya (Golkar) serta beberapa partai pendukung dan pengusung ini di nilai akan sangat mampu dan kuat untuk bisa menghantarkan Nyawiji-Sumrambah, mendapatkan kemenangan di Pilkada pada tanggal 9 Desember 2020.

Masyarakat Pacitan masih sangat mengingat sosok Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), putra terbaik dari Pacitan yang menjadi Presiden Republik Indonesia selama dua periode dan juga pendiri partai Demokrat.

Suntono (45), salah satu masyarakat Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan menyakini, untuk pacitan tidak akan pernah hilang nama SBY, tidak akan ada kemajuan di pacitan bila tanpa SBY,apa lagi calon Bupati dan wakil Bupati Pacitan ini adalah calon yang di restui oleh SBY.

“Pacitan adalah SBY, maksud nya.dalam pilkada ini tetap calon yang di restui oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.pastinya kita berfikir lah?tanpa beliau (SBY), seperti apa Pacitan ini,”katanya, Sabtu, (7/11/2020).

Suntono,juga menerangkan bukti-bukti bahwa pacitan adalah SBY,melihat dari masyarakat yang tidak mau menurunkan foto di tembok,kala itu SBY masih menjabat sebagai presiden.dan bahkan saat presiden sudah berganti pun.Lanjut Suntono, foto Susilo Bambang Yudhoyono tetap terpasang dan tidak pernah di turunkan.

Dan tidak cukup itu saja yang menjadikan alasan bahwa pacitan adalah SBY,di saat menjelang pilkada di Pacitan.gambar-gambar SBY sampai adanya Relawan SBY.itu menjadi kunci utama.

“Sudah jelaskan? kalau pacitan ini adalah bumi SBY, bukti-bukti juga masih mentereng,apa lagi saat menjelang pilkada ini,sampai ada Relawan SBY,itu sebagai ajakan kepada masyarakat pacitan.agar jangan melupakan jasa-jasa beliau terhadap Pacitan,”ungkapnya.

Ia, kemudian menegaskan untuk pilkada di Pacitan.Indrata Nur Bayuaji-Gagarin Sumrambah, harus menang, pacitan butuh perubahan, pacitan butuh pemimpin seperti mereka, pacitan tidak butuh pemimpin yang suka marah-marah.

“Aji-Gagarin itu orang pilihan,mereka itu pekerjaan keras untuk rakyat.dan itu sudah nyata,saya yakin kalau pacitan ini di pimpin oleh mereka berdua akan tercipta pemerataan pembangunan di setiap daerah.tidak usah lah kita terpancing oleh bahasa orang yang mengalami sakit hati dan suka marah-marah,”tegas Suntono. (RedG/Apri)

Tinggalkan Komentar