Magister manajemen pendidikan Universitas PGRI (UPGRIS) Semarang  bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang melaksanakan Focus Group Discussion (FGD)

Pemalang – Magister manajemen pendidikan Universitas PGRI (UPGRIS) Semarang  bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang melaksanakan Focus Group Discussion (FGD), Manajemen Pendidikan Abad 21 dengan mengangkat tema “Mutu dan Pengelolaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)”.

Kepala program pendidikan (Kaprodi) Magister manajemen pendidikan UPGRIS semarang  Dr. Ngurah Ayu Nyoman M, M. Pd.,  mengemukakan FGD ini bertujuan untuk validasi ahli dan praktisi untuk beberapa grand desain penelitian manajemen Pendidikan abad 21.

“Mengembangkan apa yang menjadi ide-ide kecil yang pernah disampaikan oleh pak Mualip (Kadis Dikbud Pemalang) sebelumnya. Ini mengembangkan desain penelitian besar yang kami buat dari inspirasi idenya bapak Kadis. Sehingga terbentuklah  anak-anak riset  untuk mengembangkan grand desain Pendidikan abad 21.” Kata Nyoman, sabtu (7/11) di SMPN 4 Pemalang.

Nyoman mengemukakan,  dengan adanya wabah pandemi corona ini maka perkembangan Pendidikan abad 21 ini  dipercepat.

“Banyak yang berubah, maka kita menata Kembali grand desain Pendidikan abad 21 ini.” Ungkapnya.

Menurutnya ada empat hal dalam pengembangan Pendidikan abad 21 ini yaitu mengenai leader, organisasi, proses Pendidikan dan paling penting adalah bagiaman mutu Pendidikan itu bisa terukur keberhasilannya.

“Dalam FGD kali ini hanya ada 3 aspek yang dibahas yaitu leader, proses dan mutu.” jelasnya.

Ketiga aspek tersebut akan dibahas dalam tiga topik yaitu yaitu topik pertama Model Perencanaan Penjaminan Mutu Internal oleh Auliya Muhammad dan Instrumen Perencanaan Penjaminan Mutu Internal dipaparkan Dian Rosmala Sakti; topik kedua Kepemimpinan Transformasional disajikan Heru Adi Prasetyo dan Kepemimpinan Leadership 3.0 oleh Tri Pamuji;  topik terakhir atau ketiga Manajemen Kesiswaan Dalam Pembentukan Karakter Religius dibawakan Eka Maria Susanti dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Kerja oleh Azwar Anas.

Dalam FGD ini juga  diikuti oleh pakar Pendidikan dari UPGRIS  Dr. Ngurah Ayu Nyoman Murniati, M.Pd. dan Dr Endang Wuryandini, M.Pd. serta para praktisi pendidikan Khozilah, S.Pd (SMP Negeri 3 Ampelgading), Darsono, S. Pd (SMP Negeri 4 Pemalang), Darminto, S.Pd., (SMP Negeri 4 Pemalang), Sri Ariyani, S.Pd. (SMP Negeri 7 Pemalang), Hilma Hardah, S.Pd. (SMP Negeri 7 Pemalang), H. Yanto Raharjo, S.Si., MA (SMK PGRI 3 Randudongkal), Slamet, S.Pd (PGRI Kab. Pemalang) Abdul Ghofur, S.Pd (SMK PGRI 1 Taman), Dihrod Andika, S.Pd (SMK PGRI 1 Taman), Bayu Ardi Nugroho, S.Pd (SMK PGRI 1 Taman)

Output kegiatan ini adalah adanya  6 desain dari masing-masing topik untuk  di diseminasikan ke dinas Pendidikan dan perguruan tinggi sehingga menjadi dampak Pendidikan bagi perguruan tinggi dan pelaksana bagi dinas terkait.

Selalu tuan rumah, Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Pemalang, Drs. Rusmin, M.Pd., memberi apresiasi kepada Upgris dan para mahasiswa magister pendidikan, dengan harapan hasil FGD ini mampu memberi masukan bagi dunia pendidikan.

FGD ini mendapat dukungan dan pujian dari kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Pemalang Mualip, S.Pd., M.Pd.

“Teman-teman dari Universitas PGRI semarang khususnya program magister manajemen Pendidikan yang saat ini melaksanakan FGD. Hasil-hasilnya tentu akan bermanfaat bagi kita untuk melakukan kebijakan pembelajaran di Kabupaten Pemalang di semua satuan Pendidikan. Saya berharap forum diskusi ini menghasilkan simpulan-simpulan yang dapat dilaksanakan dilapangan dengan sebaik-baiknya.” jelas Mualip (RedG/SWE)

Tinggalkan Komentar