Karanganyar- Kelompok Budidaya Ikan “Bule Jaya” Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo melakukan panen benih lele bersama Anggota Komisi IV DPRRI dari Fraksi PKB Luluk Nur Hamidah yang akrab disapa Mbak Luluk, Minggu, (08/11/2020).

Ketua Kelompok Supardi yang akrab disapa Pak Nonot Bule Jaya menyampaikan bahwa di kelompok tersebut ada budidaya benih lele atau pemijahan dan ada budidaya pembesaran untuk konsumsi.

“Hari ini kami panen untuk yang budidaya pembesaran untuk pangsa konsumsi,” katanya.

Indukan lele yang ada di Bule Jaya tersebut sudah bersertifikat, jadi untuk benih lele yang di produksi di sini sudah direkomendasi oleh Dinas Perikanan.

“Bahkan kami masih kewalahan melayani permintaan benih lele dari masyarakat yang akan budidaya,” bebernya.

Politisi dari PKB yang akrab disapa Mbak Luluk itu berharap ada sentra budidaya di sekitar pemijahan tersebut sehingga ada semacam UMKM yang akan mengembangkan budidaya lele ini dan ada pengelolaan dari hulu sampai hilir, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu Ketua Kelompok mengeluhkan harga jual yg masih rendah padahal harga jual di masyarakat sangat tinggi sekitar 18 ribu bahkan bisa mencapai 22 ribu.

“Mohon Bu Luluk bisa bantu kami, mencarikan pembeli dengan harga yang layak,” pintanya.

Menanggapi itu Mbak Luluk menyanggupi akan berusaha mencarikan pembeli dengan harga yang pantas bagi pembudidaya.

“Akan kami bantu pemasarannya dengan harga yang layak, akan saya carikan pembeli dengan harga yang paling layak,” tegasnya.

Mbak Luluk berharap kelompok tersebut terus perkembang dan ada sinergitas dengan pemangku kepentingan.

“Jika ada kesulitan yang dihadapi dan butuh penyelesaian saya siap membantu, salah satu sektor yang dalam masa pandemi ini masih bertahan bahkan menjadi primadona dalam menyiapkan ketahanan dan kecukupan pangan adalah sektor perikanan, pembudidaya terus bersemangat dalam rangka memenuhi ketercukupan gizi masyarakat agar selalu sehat,” tutupnya.( red )

Tinggalkan Komentar