oleh

Luluk Nur Hamidah Kunjungi Desa Bendo ,Kecamatan Sukodono, Sragen

-Sosok-6 views

Sragen-Politisi PKB, anggota Komisi IV DPR RI Luluk Nur Hamidah mengunjungi Desa Bendo ,Kecamatan Sukodono, Sragen, Kamis (7/01/2021).

Kunjungan kali ini sekaligus meninjau bantuan program KRPL dan P2L Kelompok Tani Wanita Fatayat NU di Desa Bendo, Sukodono Sragen. Selain itu politisi yang akrap disapa Mbak Luluk juga menyerahkan Power Threser Multiguna Besar.

Politisi yang akrab disapa Mbak Luluk tersebut berpesan program yang telah diterima supaya dimanfaatkan dan juga bermanfaat, khususnya bagi masyarakat dan petani.

“Semua program yang telah di realisasi harus bisa berkembang dan dikembangkan supaya menjadi penopang ekonomi khususnya keluarga,” katanya.

Program P2L (Pekarangan Pangan Lestari), yang diterima Oleh PC Fatayat NU saat ini sudah bisa membuat olahan makanan berbahan baku kelor dan okra.

Mbak Luluk mendorong supaya warga memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam pohon kelor dan okra, jika hal ini bisa dilakukan maka kedepan tidak akan kesulitan terkait bahan baku.

“Produk-produk yang dihasilkan baik berupa makanan dan minuman olahan berbahan baku kelor dan okra khususnya, bisa di produksi oleh UMKM yang mandiri jika didukung kesadaran warga untuk memanfatkan pekarangan untuk ditanami bahan bakunya,” tegasnya.

Selain itu jika program ini berjalan maka akan menjadi sumber ketahanan dan kemandirian pangan.

“Perempuan harus bangkit ikut membangun ekonomi keluarga dengan cara manfaatkan lahan pekarangan yang kosong untuk ditanami tanaman yang produktif. Banyak contoh perempuan yg sdh berhsil menggerakkan usaha berbasis bahan baku yang di tanam di lahan pekarangan, semua itu muaranya pada kemandirian pangan,” ujarnya.

Selain itu dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan dalam rangka mengembangkan tanaman di pekarangan ini, berharap di desa tersebut bisa dikembangkan tanaman kelor, okra atau lidah buaya, seperti di Kecamatan Sidoarjo sudah dikembangkan tanaman lidah buaya bahkan sudah bisa jadi produk olahan.
Saya apresiasi KWT Fatayat yang saat ini sudah bisa membuat minuman dari bahan kelor dan okra.

Baca Juga  Sambangi DKK Sragen, Luluk Nur Hamidah Berikan Bantuan APD, Masker dan Handsanitizer

Menanggapi keluhan petani soal pupuk subsidi dengan kartu tani, saat ini penggunaan kartu tani ditangguhkan belum bisa diberlakukan, saat ini sifatnya hanya opsional.

Terkait kebutuhan pupuk subsidi tahun 2021 pengadaannya berdasar pada e-RDKK yang diajukan oleh Pemerintah Daerah.

Kunjungan dilanjutkan ke Desa Newung Sukodono, Sragen. Di desa ini Mbak Luluk meninjau Jalan Usaha Tani dan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO).

Dari program aspirasi, selain dua program tersebut, di Desa Newung juga di serahkan Indukan lele yang bersertifikat sejumlah 450 ekor, juga Alsintan berupa combine harvester besar.

Mbak Luluk berharap semua program bermanfaat dalam rangka meningkatkan produktifitas hasil pertanian menuju kemandirian pangan.(RedG/Aris)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed