oleh

Luar Biasa, SMKN 1 Pracimantoro Gelar Penilaian Akhir Semester Menggunakan Ponsel Android

Wonogiri- Era digital zaman now yang serba online membuat inovasi di berbagai sendi kehidupan. Bidang pendidikan juga tak luput dari sentuhan teknologi tersebut, hal tersebut dibuktikan dengan penyelenggaraan Penilaian Akhir Semester (PAS) berbasis online menggunakan perangkat ponsel Android oleh SMKN 1 Pracimantoro.

 

Menurut Kepala Sekolah SMKN 1 Pracimantoro Putra Jaya ,Rabu (27/11) mengatakan sekolah yang dia pimpin membuat inovasi yang tidak hanya dalam proses pembelajaran tapi juga dalam penilaian.

“Hal ini tentu merupakan gebrakan baru dalam dunia pendidikan karena yang kita tahu selama ini penyelenggaraan tes berbasis online hanya ada pada taraf ujian nasional saja dengan CBT,” ujarnya.

Dia menjelaskan impian murid SMKN 1 Pracimantoro yang notabene adalah anak-anak milenial, tentu tidak bisa lepas dari gadget dan internet ini seolah nyata dapat direalisasikan dalam sistem penilaian kali ini.

“Bagaimana tidak, mereka disuguhkan dengan kemudahan mengerjakan soal tes dengan hanya memainkan jempol mereka untuk memilih opsi jawaban yang ada tanpa sibuk membolak-balikan kertas naskah soal. Sekali lagi, SMKN 1 Pracimantoro layak mendapatkan gelar visioner dan menjadi pelopor di Wonogiri,” jelasnya.

Ditambahkannya pihaknya juga mampu mengadakan efisiensi dengan hilangnya biaya penggandaan naskah soal dan pengoreksian lembar jawab peserta didik.

“Kemudian, melatih anak untuk terbiasa dengan hitech disamping juga pada sisi karakter juga mau tidak mau anak tidak dapat bekerja sama apalagi menyontek satu dengan yang lainnya,” ungkapnya.

Dia mengatakan program yang digarap oleh tim TKJ yang bekerjasama dengan kurikulum mampu mengkaver semua perangkat handphone pribadi siswa untuk menjalankan sistem tersebut.

“Dengan pemasangan WiFi pada tiap-tiap ruang kelas diharapkan dapat menghindarkan dari persoalan kekuatan sinyal yang lemah. Terhitung sebanyak lima kali telah dilakukan simulasi dan menemukan beberapa kasus atau kesulitan yang dengan sigap dapat diselesaikan melalui trouble shooting,” bebernya.

Baca Juga  Shalat Jum’at Akrabkan Satgas TMMD Dengan Warga Masyarakat

Sementara salah seorang guru yang menjadi pengawas, Nuryani Destiningsih menceritakan pengalaman pertama pelaksanaan tes dengan media ponsel Android, dia tidak menemukan kendala yang berarti.

“Artinya masalah yang ada terbilang minor seperti loading yang sedikit lama ketika proses log in oleh karena browser yang belum update. Jadi, dapat dikatakan sukseslah,” tegasnya. (RedG-Ibet)

Komentar

Tinggalkan Komentar