oleh

Lima Obyek Wisata di Bateng Ditutup Sementara, Demi Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

Pangkalan Baru – Lima obyek wisata di Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) sementara ini ditutup. Langkah tersebut diterapkan Pemkab Bateng, guna mengantisipasi dan menekan penyebaran wabah pandemi Covid-19 di Bumi Selawang Segantang.

Camat Pangkalan Baru, Samsul Komar mengatakan, penutupan sementara tempat wisata di Kecamatan Pangkalan Baru ini, dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati Kabupaten Bateng Nomor 400/1168/Dinbudparpora/2021, tentang Penutupan Sementara Tempat Wisata di Kecamatan Pangkalan Baru.

“Maka dari itu, kami dari pihak Kecamatan Pangkalan Baru, Polsek, Koramil dan Satpol PP melakukan pemantauan dan penertiban aktivitas (pengunjung) di tempat-tempat wisata di Kecamatan Pangkalan Baru ini,” katanya kepada awak media, Sabtu (15/05/2021).

Diungkapkan Samsul, ada lima (5) tempat wisata di Kecamatan Pangkalan Baru yang dilakukan pemantauan serta penertiban yakni Pantai Tapak Antu di Desa Batubelubang, Pantai PAN Semujur dan Tempat Wisata Bukit Angsa Emas di Desa Tanjunggunung, kemudian Bukit Kejora di Desa Beluluk, terakhir tempat wisata Bukit Pinteir di Kelurahan Dul.

“Setelah dilakukan pemantauan dan penertiban, pengelola tempat wisata di Kecamatan Pangkalanbaru memutuskan menutup tempat wisatanya masing-masing. Sebagai bentuk sinergitas dan mendukung upaya Pemda Bateng menekan penyebaran wabah pandemi Covid-19,” katanya.

Obyek wisata di Kabupaten Bateng ditutup sementara, pengunjung diminta pulang untuk menekan Covid-19 (Foto: Istimewa)

Kendati pengelola telah menutup sementara tempat wisata, namun seperti diutarakan Samsul, masih ada ulah pengunjung yang nekat menerobos masuk ke lokasi wisata. Seperti di Pantai Tapak Antu, Pantai Pan Semujur dan Bukit Angsa Emas.

“Ya walau masih ada pengunjung yang berusaha menerobos masuk ke tempat wisata, sejauh ini kami melakukan pendekatan dan pengertian secara persuasif, hingga para pengunjung bersedia untuk keluar dari areal tempat wisata tersebut,” lanjut Samsul.

Baca Juga  Upaya Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

Sementara itu, Kepala Sekretariat Satgas Covid-19 Bateng Yudi Sahbara mengatakan, guna menghindari terjadinya kerumunan yang dapat membuat penyebaran Covid-19 semakin tinggi, maka pihaknya mengimbau agar masyarakat sementara ini menahan diri dan tidak pergi ke tempat-tempat wisata yang menyebabkan timbulnya kerumunan massa.

“Kami harap, imbauan ini dapat dimengerti dan ditaati demi kebaikan kita semua,” pungkas Samsul. (RedG/Syah)

 

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed