Brebes – Hello warga Brebes siapa yang tahu Kue Blusder ? So pasti, dibenak kalian Kue Blusder jajanan yang asing dan tak pernah terdengar di kaum kekinian.

Kue Bluder adalah jenis roti yang memiliki tekstur keras, rasanya manis, berbentuk bundar, dan kenyal didalamnya.

Parjo, 33 tahun, salah satu pengusaha Kue Blusder di jalan Tritura atau sering dikenal wilayah Kleben Kecamatan Brebes.

Bapak anak kedua tersebut mengaku ide membuat usaha dari keluarga dari Kaka Istri di Ketanggungan. Asalnya itu kebanyakan dari Kecamatan Ketanggungan.

“Usaha Blusder merupakan berasal dari keluarga Istri . Kaka istri memulai usaha kue blusder yang sudah terkenal di wilayah Kecamatan Ketanggungan dan Istri akhirnya membuka produksi sendiri di rumah,”tutur Parjo, sat ditemui di rumah produksi, Senin, (15/6-20).

Dijelaskan, Parjo memulai usaha dari bulan April dan memulai memperkenalkannya melalui sosial media dan tetanga rumah.

” Blusder tidak semua orang tahu mas, jajan asing. Semisal, ada tetangga yang penasaran dengan Blusder. Pastinya, saya kasih tester untuk percobaan dan memperkenalkan produk yang asing ini, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, Parjo mengatakan Blusder ini di daerah wilayah Ketanggungan dihidangkan untuk Acara besar.

“Biasanya jajanan tersebut dihidangkan untuk acara sunatan, nikahan, dan acara hari-hari besar, “jelasnya.

Tidak hanya itu saja, Blusder di Parjo peminatnya dikalangan orangtua saja dan masih dalam perkenalan di wilayah Kecamatan Brebes dan Kota Tegal.

“Orangtua mas kebanyakan peminatnya, paling satu dua orang untuk kalangan pemuda yang penasaran dengan Blusder. Masih proses pemasaran mas, agar jajan ini tidak punah, “katanya.

Harga roti blusder saat ini berkisaran antara Rp30 ribu dan harga untuk reseller juga berbeda, artinya sangat terjangkau dengan setiap kantong di semua kalangan.

“Saya juga memiliki reseller. Sekitar 7 orang yang menjadi reseller di kami mas. Artinya, cara kami untuk manajemen pemasarannya, “ungkapnya.

Saat ditanya pelanggan blusder, ia mengatakan dari kalangan Kantor seperti dinas-dinas di Kabupaten Brebes.

” Kebanyakan dari pegawai mas lingkungan dinas Kabupaten Brebes, ” paparnya.

Selain itu, ia menjelaskan satu adonan bisa jadi 7 blusder dan diproduksi setiap dua hari sekali.

“Tidak produksi setiap hari mas, karena takut berjamur. Jadi semisal sudah habis baru dibuat lagi mas, “paparnya.

Saat ditanya omset dalam usahanya, Parjo mengatakan omset sedang ramai bisa meraup jutaan rupiah dalam satu harinya.

“Alhamdulilah cukup mas kalo lagi ramai bisa untung mencapai 3juta. Tidak setiap hari ramai mas. Saya juga pernah satu harinya hanya laku satu kue blusder saja, “jelasnya.

Harapannya Parjo, Kue blusder ini bisa masuk di pasar tradisional, pasar modern, dan anak-anak muda dengan jajanan asing tersebut.

” Dapat dikenal di anak muda mas, tidak hanya dikalangan orangtua saja. Saya juga setiap antar ke pelanggan tidak ditarif ongkos kirim. Ibaratnya itu sebagai tanda perkenalan produk kami, “ujarnya.

Jika kalian penasaran dengan kue blusder tersebut bisa datang di rumah Parjo jalan Tritura atau sering dikenal Kleben, Kecamatan Brebes.

“Siap antar mas, bisa hubungi nomor saya +62 818-0683-5073. Bisa datang langsung di rumah kami yang ada banner blusder Nasya, “paparnya (RedG/Dicky Tifani Badi)

Tinggalkan Komentar