oleh

KETUM DPP PAKUWOJO: Momen Emosional Hari Jadi Purworejo 193 Lebih Berarti Dari pada Seremonial Saja

Purworejo – Sebagai sebuah kabupaten, Purworejo merayakan peringatan yang ke-193 Tahun sejak berdirinya tahun 2024 ini. Momen atau momentum menjadi panggung emosional yang jauh lebih berarti daripada sekadar peringatan sejarah atau seremoni saja.

Perayaan ini membawa harapan, kebanggaan, dan cinta yang mekar di hati setiap warga, terutama bagi masyarakat perantauan Purworejo di Jabodetabek.

Dengan pandangan yang tajam dan penuh kehangatan, Rendra Kusuma Wijaya, seorang tokoh yang menduduki posisi Ketua Umum DPP PAKUWOJO (Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo), organisasi masyarakat tertua di Jabodetabek yang menjadi tempat berkumpulnya warga Purworejo perantauan, berbagi sentuhan kebanggaannya terhadap perayaan Hari Jadi Kabupaten ini.

Rendra membuka pandangannya dengan mengenang jejak sejarah kabupaten tercinta. “Baginya, perayaan ini bukan hanya kesempatan untuk merayakan pencapaian, tetapi juga saat yang tepat untuk merenung tentang perjuangan yang membentuk identitas Purworejo”.

Meski berjarak fisik, masyarakat perantauan yang diwakili oleh Pakuwojo terus terlibat dalam pembangunan kabupaten. “Bagi Rendra, keterlibatan ini bukan hanya kewajiban, tetapi juga cermin dari cinta mendalam terhadap tanah air dan keinginan untuk menyaksikan Purworejo terus berkembang. Lelaki asal Bagelen yang sudah hampir 15 tahun berpengalaman dan memimpin NGO nasional-global ini terus terang ” sedikit gregetan” dengan laju kabupaten yang sebenarnya menyimpan sejuta potensi ini”.

Perayaan Hari Jadi membawa rasa rindu yang mendalam di hati masyarakat perantauan. Namun, Rendra menekankan bahwa rindu ini tidak hanya membawa kesedihan, melainkan juga kegembiraan karena dapat menyaksikan kemajuan dan pertumbuhan yang dicapai oleh kabupaten tercinta, meski dari kejauhan.

Pandangan Rendra mencerminkan harapan besar untuk masa depan Purworejo. Ia berbagi aspirasi agar kabupaten terus berkembang, menciptakan lebih banyak peluang, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh warga.

Baca Juga  LazisMu Kabupaten Pemalang Gelar Gerakan Bakti Sosial Bantuan Air Bersih

Pendidikan, ekonomi, dan kesehatan menjadi fokus utama harapan untuk mewujudkan Purworejo yang lebih baik.”Perayaan Hari Jadi Kabupaten bukan hanya peringatan, melainkan momentum untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan di antara masyarakat perantauan”.

Meskipun tersebar di berbagai penjuru dunia, mereka merayakan bersama, merasakan sentuhan kebanggaan yang sama, dan bersatu dalam doa-doa terbaik untuk kemajuan Purworejo.

Dalam pandangan Rendra Kusuma Wijaya, perayaan Hari Jadi Kabupaten Purworejo adalah lebih dari sekadar pengenangan masa lalu. “Ini adalah simbol kebersamaan, rindu yang dipenuhi kegembiraan, dan harapan yang memandu langkah menuju masa depan yang lebih cerah”.

Meskipun terpisah oleh jarak, hati mereka tetap setia dan bersatu dalam cinta kepada tanah air. Sentuhan kebanggaan ini bukan hanya penghormatan pada sejarah, melainkan juga komitmen abadi untuk membawa kehangatan Purworejo ke seluruh pelosok dunia. (RedG/A. Kamal)

Komentar

Tinggalkan Komentar