oleh

Ketua DPD RI Berharap Pagelaran Busana Bisa Angkat Sentra Batik Tulis Bangkalan

Surabaya – Batik merupakan warisan budaya tak benda Indonesia yang harus tetap dilestarikan.

Tidak hanya Jawa Tengah,  namun ada salah satu wilayah yang juga menghasilkan batik tulis yang tak kalah keren dengan batik tulis daerah lainnya, yakni batik tulis Madura.

Di Bangkalan, Madura  sentra batik Tanjung Bumi, sangat gigih mempertahankan kekhasan batik tulis Bangkalan dan terus berinovasi mengenalkan batik. Salah satunya lewat pagelaran ragam busana. Ini juga menjadi strategi khusus untuk tetap bertahan ditengah pandemi Covid-19.

Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, salah seorang yang memberikan perhatian terhadap sentra batik tulis Bangkalan, Madura. Ia berharap pagelaran ragam busana seperti yang ada di Surabaya, Jawa Timur, bisa mengangkat kembali kerajinan ini.

La Nyalla mengatakan, pagelaran ragam busana bisa menjadi momentum buat para desainer untuk menunjukkan karyanya.

“Meskipun di tengah pandemi, 13 desainer tetap berkesempatan unjuk hasil karyanya di Surabaya. Apalagi kerajinan dan ekonomi kreatif turut terdampak wabah ini,” katanya, Selasa (23/2/2021).

Senator asal Jawa Timur ini menambahkan, Tanjung Bumi merupakan sentra batik tulis di Bangkalan yang ikut terdampak karena pandemi. Untuk itu, La Nyalla memberikan perhatian ke sentra batik Tanjung Bumi dalam rangkaian reses di Jawa Timur kali ini.

“Kita berharap perdagangan akan segera pulih kembali, mengingat sebentar lagi kita menghadapi Hari Raya Idul Fitri. Mudah-mudahan sentra batik tulis ini bisa menggeliat kembali,” harapnya.

Sentra batik tulis Bangkalan ini sudah terkenal ke penjuru dunia. Sentra batik Tanjung Bumi pun merupakan salah satu destinasi wisata budaya.

Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu optimis dengan menggeliatnya sektor wisata, sentra batik Tanjung Bumi akan kembali menjadi salah satu destinasi wisata yang akan ramai dikunjungi wisman. (RedG/bee)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed