oleh

Kemendes Akan Lanjutkan Dana Desa untuk Penanganan Covid-19

Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menyatakan, dana desa yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 cukup efektif.

Untuk itu, pria yang akrab disapa Gus Menteri ini mengatakan, pihaknya akan melanjutkan Dana Desa 2021 untuk penanganan Covid-19, utamanya terhadap desa-desa yang masuk dalam zona PPKM Mikro. Namun demikian, ia mengaku akan terus memonitor perkembangan dana desa yang dialokasikan untuk Covid-19 di desa tersebut.

“Alhamdulillah terus kita pantau, berjalan dengan bagus. Seluruh pendanaan di tingkat desa sesuai dengan tanggung jawab dan kewajiban yang diberikan oleh Satgas Covid-19 bisa dilakukan dengan menggunakan dana desa. Dan ini terus kita monitor,” ujarnya dalam Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2021 oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (9/3/2021).

Lebil lanjut, Abdul Halim menjelaskan, sampai dengan 8 Maret 2021, penyerapan Dana Desa secara nasional sudah mencapai pada 31% atau 23.096 desa. Sementara di lokasi PPKM Mikro, per 8 Maret dari Rp 24 Triliun sudah tersalur RP 3,2 Triliun atau 13 %.

Menurutnya, total dari seluruh dana yang sudah tersalur digunakan untuk berbagai hal. Misalnya untuk pembiayaan operasional posko gerbang desa atau posko tanggap Covid-19.

“Kita memberikan ruang yang seluas-luasnya dari desa untuk memberikan nama sesuai dengan kearifan lokal masing-masing. Karena pada hakikatnya, desa memiliki kebiasaan-kebiasaan yang sudah berjalan dan ini terus kita pertahankan,” paparnya.

Abdul Halim pun berharap, dengan dilanjutkannya dana desa untuk Covid-19 yang di dalamnya terdapat bantuan langsung tunai (BLT) dana desa serta relawan desa lawan Covid-19, bisa meminimalisir penyebaran Covid-19 di desa.

“Serta bisa menguatkan ekonomi masyarakat di desa,” pungkasnya. (RedG/ong)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed