oleh

Kampanye Pilpres Tanpa Buzzer Tetap Seru !

Penulis : Heru Subagia (Ketua Relawan Ganjar Pranowo 2024)

Cirebon – Pilpres 2024 tidak lagi saling mengejek dan mencemooh capres yang idolakan. Tidak ada lagi percekcokan antara anak bangsa di negeri ini. Cukup 2 pilpres 20214 dan 2019 disintegrasi anak bangsa terjadi. Catatan kelam masa lalu dikubur dalam-dalam. Berbagai catatan prasangka buruk anak bangsa bagaimana harus memilih pemimpin harus diubah praduga positif untuk melahirkan semangat baru pembaharuan proses demokrasi.

Tidak boleh kendor dan putar arah untuk melakukan terobosan pemikiran dan kegiatan politik untuk negerinya sendiri. Relawan Ganjar Siap Gandeng Relawan Anies Hilangkan Politik Identitas. Jika perlu agen pemecah bangsa disterilkan dari pesta demokrasi 5 tahunan ini. Pilpres tidak akan sepi kendati tampa saut-sautan para Buzzer menghina atau melakukan kampanye hitam pada nama capres tertentu.

Kami tidak peduli siapapun yang akan terpilih menjadi Presiden 2024. Kami juga tidak peduli adanya isu Dewan Kolonel dan Dewan Kopral. Kebahagian kami jika anak bangsa dipersatukan kembali. Hilangnya diksi Cebong dan Kampret adalah tugas berat yang harus diselesaikan. Mengedepankan cara berfikir berpolitik yang inklusif.

Kami akan berjuang memberikan solusi dan gagasan politik moderat. Mencari pemimpin yang baik untuk diadu berkompetisi memilih yang terbaik dengan proses dan tata cara penyelenggaraan dan dukungan yang baik dan bertanggung jawab .

Cara berfikir kami bagaimana Indonesia tidak terhapus dari peta dunia di tahun 2045. Kami sangat terinspirasi oleh Kerajaan Nusantara seperti Majapahit dan Sriwijaya berhasil menguasai dan mempersatukan Nusantara sekaligus menaklukkan dan memperluas batas teritorial.

Jalan satu-satu Indonesia menghadapi tantangan global yang wajib dimiliki adalah tersedianya infrastruktur politik yang kuat dan penguatan kesadaran masyarakat dalam berpolitik.

Indonesia emas akan kita raih pada tahun 2045. Sekitar 100 tahun berlalu, kita telah merdeka dati kolonisasi bangsa asing. Untuk menjadi bagian komunitas negara maju, semua infrastuktur ekonomi dan politik harus sejak dini dipersiapkan.

Baca Juga  Karakteristik Periode Sastra di Indonesia

Dengan segala sikap optimis bersama, Indonesia akan menjadi negara raksasa dengan PDB 4 tertinggi dunia dengan sokongan stabilitas politik dan keamanan serta masyarakat yang sudah cerdas sebagai warga negara dan berfikir konstruktif.

Polarisasi masyarakat dan sistem politik Indonesia menyebabkan konsekuensi yang sangat mendalam bagi kemunduran dan keterbelakangan bangsa Indonesia secara keseluruhan. Bangunan dan kontruksi demokrasi masih rapuh dan sempoyongan.

Produk demokrasi melalui Pileg dan Pilpres serta serangkaian Pilkada yang digelar di Provinsi dan Kota/ Kabupaten belum memberikan kontribusi maksimal kesejahteraan serta merangkai kebutuhan persatuan dan kesatuan.

Carut marutnya masyarakat Indonesia dalam cara pandang berpolitik harus diluruskan. Mata rantai sumber ideologi dan gerakan yang mengarah perpecahan dan konflik masyarakat baik bersifat vertikal dan horisontal harus diakhiri.

Benang merah sumber dari malapetaka bangsa ini adalah lemahnya cara berfikir kritis, rasional dan mendalam. Lebih banyak mengedepankan emosi dan dorongan ikatan jejaring kelompok yang terorganisir dalam satu atau lebih afiliasi/ patron politik.

Kelompok ini menawarkan dan bercerita banyak bagaimana subtansi berdemokrasi yang baik justru dibelokkan pada kepentingannya untuk digantikannya dengan pemikiran dan ideologi sempit .

Kekuatan ekstrimisme kelompok radikal tidak hanya dilakukan oleh sayap gerakan berhaluan kiri namun sudah mengarah pada pendulum politik ektrim kanan kaum nasionalis pun sudah disisipi gerakan radikal. Lengkap sudah kerusakan entitas politik penyatuan dan persatuan .

Kita berada dalam sebuah negara diambang kehancuran ideologi dan bentuk negara. Fenomena ini sudah sangat berdekatan dengan melihat gejala disintegrasi masyarakat saat ini.

Baik struktur kepartaian dan struktur organ masyarakat kehilangan identitas dan semuanya mengarah pada percepatan pencapaian kepentingan pribadi dan golongan.

Relawan Ganjar Pranowo 2024 berani melakukan inisiasi dan terobosan politik dengan didasari prinsip-prinsip mengedepankan asas kepentingan bangsa ,menjaga persatuan dan kesatuan serta berfikir secara holistik untuk Indonesia saat ini dan untuk masa depan .

Baca Juga  Monopoli Negara Atas Kekayaan Sumber Daya Alam

Relawan Ganjar Pranowo akan menghadap melakukan komunikasi dan kerja politik untuk mengajak Relawan Capres lainnya seperti Relawan Anies, Relawan Puan dan Relawan Prabowo serta relawan lainnya.

Kita, semua relawan yang peduli akan persatuan dan kesatuan bangsa harus duduk dan berdiskusi bersama. Meninggalkan ego sentris, lebih mengedepankan wacana – wacana kebangsaan yang terukur.

Beberapa, catatan subtansi yang akan relawan perjuangkan bersama yakni :
Membuat peta jalan bersama khususnya bagaimana menggagas dan memberikan ide besar bagi tercapainya transisi kepemimpinan nasional secara damai dan menghasilkan produk calon pemimpin nasional yang dibutuhkan bangsa Indonesia.

Bagian isu strategik dalam pembicaraan, Relawan harus dapat mencegah dan menetralisir segala bentuk isu dan aspek penyertanya politik praktis yang akan menyeret dan memiskinkan kualitas demokrasi.

Sejarah kelam memberikan gambaran kepada kita jika produk politik primitif hanya membawa kemunduran serta keterbelakangan dalam segala aspek kehidupan dan dalam aspek tata pergaulan internasional.

Kita sangat jauh untuk peningkatan kualitas berpolitik, lemahnya tatacara dalam hubungan internasional dan pada akhirnya melemahkan kepercayaan dan kedaulatan dan harga diri bangsa.

Relawan RGP2024 mengambil kesimpulan dan serta akan menindaklanjutinya dengan mengajak semua relawan untuk menghentikan tatacara kampanye brutal .

Harus sanggup meniadakan intoleransi politik identitas serta menghentikan upaya pelemahan dan penggalangan isu dan wacana politik sesat seperti pengunduran pemilu, money politik dan juga oligarki politik.

Pilpres 2024 akan sukses dan berbobot dengan dihasilkan oleh kedewasaan berpolitik. Hanya dengan dilandasi semangat kebangsaan dan berfikir kepentingan untuk bangsa dan negara , idealnya diwajibkan bagi masyarakat mendeklarasikan komitmen untuk membangun kedewasaan berpolitik serta ikut bertanggung jawab dalam proses ,evaluasi serta ikut serta mengamankan produk kebijakan demokrasi. Kawal dan tuntaskan Pilpres 2024 sehingga pemimpin yang terseleksi menjadi bagian kegembiraan bersama dari hasil pesta demokrasi yang demokratis.(RedG)

Komentar

Tinggalkan Komentar