oleh

Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta Sholat Idulfitri 1442 H di Rutan Cipinang

Jakarta – Selamat Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah Mohon Maaf Lahir dan Batin. Pada kesempatan di hari kemenangan ini, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta Ibnu Chuldun mengikuti sholat Idulfitri di Rutan Kelas I Cipinang.

Sholat Idulfitri yang dihadiri Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta itu, diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas I Cipinang pada Kamis (12/05/2021)

Berbeda dengan kondisi pada tahun sebelumnya (tahun 2020) terjadi social distancing, sehingga tidak dapat dilakukan penyelenggaraan sholat Idulfitri berjamaah. Dalam kondisi pandemi kunjungan keluarga WBP juga dibatasi dengan menerapkan sistem videocall sehingga mencegah terjadinya kerumunan di dalam lapas dan rutan.

Seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta termasuk Lapas dan Rutan Cipinang tidak termasuk zona merah, penyelenggaraan sholat Idul Fitri tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta Ibnu Chuldun bersama khatib sholat Idulfitri 1442 H dan WBP yang dapat remisi (Foto: Istimewa)

Kegiatan ini dihadiri Khotib Ustadz Dr. Hasan Basri Tanjung MA, Imam Ustadz Ahmad Rifqi. Ibnu Chuldun juga menyampaikan sambutan dari Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly tentang Pemberian Remisi Khusus pada Idulfitri 1442 H. Isi sambutannya antara lain, Menkumham mengucapkan selamat hari raya Idulfitri 1442 H kepada seluruh umat Islam.

Masih dalam sambutannya, Ibnu Chuldun meminta kepada aparat di lapas atau rutan di wilayah DKI Jakarta untuk meningkatkan layanan pemasyaarakatan dengan lebih akurat dan akuntabel. “Petugas Pemasyarakatan selalu tingkatkan kinerja dan pelayanan menjadi lebih baik,” tutur Ibnu Chuldun dalam sambutannya.

Selain itu, Ibnu Chuldun juga mengingatkan agar petugas pemasyarakatan memberikan bimbingan kepada WBP dengan penanaman tata nilai P.A.S.T.I (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif.

Sedangkan kepada WBP, Ibnu Chuldun juga mewanti-wanti, agar WBP yang mendapatkan remisi senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan. “Sehingga berguna bagi nusa dan bangsa,” tandasnya. (RedG/Ian)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed