oleh

Jokowi: Semua Harus Diuntungkan dalam Kerjasama PMA,PMDN dengan UKM

Jakarta – Pelaku UMKM juga harus untung. Hal itu diingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika meminta kerja sama antara perusahaan Penyertaan Modal Asing (PMA)dan Penyertaan Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) menguntungkan semua pihak.

“Bisnis model kemitraan seperti ini, harus terus dilembagakan harus menemukan pola relasi yang menguntungkan. Semua harus untung, yang gede suruh rugi yang kecil untung, gak, semua harus untung,” katanya dalam acara Penandatanganan Komitmen PMA dan PMDN dengan UMKM, seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (18/1/2021).

Presiden Jokowi meyakinkan dan memastikan, akan terus berupaya membangun ekosistem yang kondusif agar kolaborasi usaha besar dengan UMKM terus berkembang yakni dari yang semula melihatkan 196 UMKM dan 59 perusahaan besar.

“Saya minta ini bisa diperluas karena ini saya tahu baru tahap awal bisa diperluas diperbanyak di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan kerja sama ini merupakan implementasi tujuan investasi yang berkualitas dan inklusif.

“Untuk mewujudkan, tidak ada cara lain harus ada kerja sama antara pengusaha besar di dalam dan luar negeri, dengan UMKM dan pengusaha di daerah,” ujarnya.

Kegiatan ini pun, sambungnya, merupkan juga wujud nyata penerapan UU 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dalam mengembangkan investasi yang melibatkan pelaku UMKM.

Adapun, potensi nilai kontrak dalam kerja sama antara 56 perusahaan besar asing dan nasional dengan UMKM kali ini diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun. “Investasi kali ini Rp1,5 triliun adalah UMKM yang menjadi suply chain,” pungkas Bahlil. (RedG)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed