oleh

Jelang Pemilu 2024, Agus Mujayanto Panaskan Mesin PBB Lewat Verifikasi Faktual dan Konsolidasi Kader

SEMARANG– Partai Bulan Bintang (PBB) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tengah memanaskan dan menyiapkan mesin partainya guna menyongsong kemenangan di Pemilu 2024. Salah satunya, persiapan verifikasi faktual di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu diungkapkan oleh
Ketua PBB DPW Jateng, Agus Mujayanto usai rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) di Semarang, Sabtu (3/9/2022) malam. Ia mengatakan partainya sedang melakukan konsolidasi dengan seluruh kadernya dalam rangka menyelaraskan kerja-kerja politik.

“Rapat koordinasi wilayah dihadiri oleh pak Sekjen (Afriansyah Noor) selaku Wamen Ketenagakerjaan. Beliau membuka, intinya kita Partai Bulan Bintang siap verifikasi faktual dan yakin lolos. Selebihnya, amanah kami seluruh kader harus mempersiapkan dengan baik, “kata Agus Mujayanto, saat konferensi pers kepada awak media.

Menurut Agus, dia sebagai Ketua DPW PBB Jateng itu harus mengarahkan kader di bawahnya agar semakin kompak dan solid. Tujuannya adalah kultur gotong royong harus terbentuk di partainya.

Ia mengatakan partainya eksis kembali yakni perlu persiapan dalam menyambut Pemilu 2024 serentak. Di antaranya, pembentukan pimpinan anak cabang (PAC) dan ranting di 35 kabupaten kota Jateng.

“Persiapannya menata infrastruktur di 35 kabupaten kota. melengkapi pac dan ranting. Alhamdulillah sudah fiks, “ujarnya.

Agus juga menargetkan, partainya mampus tembus DPR RI, DPR provinsi maupun DPR kabupaten kota dalam perhelatan Pemilu Legislatif tahun 2024 mendatang.

“Kalau di tanya target kalau kita, sebanyak sebanyaknya anggota dewan tapi tinggal hasil Pemilunya bagaimana. Saya berharap, ada perwakilan dari Jawa Tengah, yang duduk di kursi DPR RI, DPR provinsi dan DPR Kabupaten kota di 35, “jelasnya.

Disinggung soal siapa calon presiden dari PBB, pihaknya menunggu instruksi dari pimpinan partai di pusat.

Baca Juga  Peran Para Tokoh Sangat Mendukung Tugas Polda Jambi

“Itu menunggu komando dari pimpinan, karena kami harus satu komando. Bagaimana hasil petinggi ketua umum partai, kita mengikuti saja. Dan saya harus taat kepada pimpinan dan partai, tegak lurus, “pungkasnya.(RedG/*)

Komentar

Tinggalkan Komentar