Surakarta- Bertempat di Lapangan Makorem 074/Wrt Jl Brigjen Slamet Riyadi No. 550 Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta,Prajurit TNI dan Kepolisian Jajaran Soloraya mengikuti Apel Gelar Pasukan dalam rangka Kunjungan VVIP Ir. H  Joko Widodo (Presiden RI) dan Ibu Hj. Iriana Joko Widodo (Ibu Negara) beserta rombongan di wilayah Surakarta sebagai, Kamis (18/10).

 

Bertindak selaku pimpinan Apel Kolonel Inf Widi Prasetijono (Danrem 074/Wrt-Selaku Dansatgas Pamwil) dan Komandan Apel Letkol Kav Luluk Setyanto, M.PM (Dandim 0725/Sragen), yang dihadiri sekitar 800 orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Letkol Inf Murdjoko (Plh. Kasrem 074/Wrt), Letkol Kav Herman Taryaman, SIP. MH (Dandim 0724/Boyolali), Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakoso (Dandim 0726/Sukoharjo), Letkol Inf M.I. Muchtar Maksum (Dandim 0727/Karanganyar), Letkol Inf M. Heri Amrullah, S.Sos (Dandim 0728/Wonogiri), Letkol Inf Ali Akhwan, SE (Dandim 0735/Surakarta), Letkol Inf Eko Setiawan, SE (Dandim 0723/Klaten), Letkol Inf Anggoro Heri P (Pabandya Ops Kodam IV/Dip), Letkol CPM Gunawan Setiadi (Danden POM IV/4 Surakarta), AKBP Andi Rifai (Wakapolresta Surakarta), dan Para Danstadisjan jajaran Korem 074/Wrt.

Dalam amanatnya Danrem 074/Wrt Kolonel inf Widi Prasetijono mengucapkan selamat datang kepada para peserta Apel gelar pasukan, disertai harapan kegiatan ini benar-benar dapat dipahami oleh para prajurit dan seluruh instansi terkait sehingga dapat melaksanakan tugas PAM Rl-1 di wilayah Surakarta dengan baik.

Lebih Lanjut Danrem menegaskan bahwa Apel gelar pasukan ini merupakan sarana untuk melakukan pengecekan kesiapan pengamanan baik perorangan maupun satuan agar dalam pelaksanaan pengamanan dapat berjalan dengan lancar.

“Selain itu, apel gelar pasukan ini juga memberikan kesempatan kepada masing-masing Dan Subsatgas Pam untuk melakukan pengecekan dan peninjauan lokasi sesuai tanggung jawab masing-masing,” tegasnya.

Orang nomor satu di Korem 074/Wrt tersebut menambahkan Tugas Pengamanan ini merupakan kehormatan dan harus dilaksanakan secara maksimal mengingat obyek pengamanan adalah Kepala Negara RI.

“Oleh karenanya keterpaduan pengamanan dan pemahaman tugas sesuai tanggung jawab mutlak harus diyakini dan dipahami oleh setiap personel pengamanan baik perorangan, kelompok dan satuan sehingga keterpaduan antar unsur pengamanan tersebut dapat mengatasi segala bentuk ancaman terhadap keselamatan dan keamanan Kepala Negara pada saat berada di wilayah Surakarta kompleks,” tegas Danrem. (RedG)

Tinggalkan Komentar