oleh

Jelang Konferda IV PA GMNI Jateng, Muncul Satu Nama Calon Ketua

Semarang – Ketua Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Tengah (Jateng), Drs Sri Harjanto, MSi membeberkan, ada salah satu nama yang akan mencalonkan jadi Ketua PA GMNI Jateng saat Konferensi Daerah (Konferda), yang akan diselenggarakan pada 22 Maret – 23 Maret 2021 mendatang.

Konferda IV itu rencananya akan dilaksanakan di Hotel Patra Jasa Semarang.”Ya kalau menyebut nama tidak etis. Nanti saja pas pelaksanaan Konferda saja. Namun, masukkan dan aspirasi dari anggota saat roadshow Januari lalu itu muncul nama yang dinilai terbaik sebagai calon Ketua Jawa Tengah. Namun semua itu belum final,” kata Ketua PA GMNI Jateng, kepada awak media di rumahnya, Jumat (19/3/2021).

Harjanto mengatakan, masa bakti kepengurusan PA GMNI Jateng itu seharusnya 2020 tetapi berhubung pandemi Covid-19 membuat Konferda tertunda.

“Makanya saya diskusi dengan pengurus terkait hal tersebut. Dan diputuskan, pada Januari 2021 lalu road show ke cabang-cabang untuk menggali masukan dan aspirasi dari anggota,” tuturnya.

Hasilnya, lanjut Harjanto, berdasarkan masukan dan aspiransi dari anggota yaitu dengan memenuhi syarat sahnya menyelenggarakan Konferda sesuai dengan aturan organisasi, yaitu diawali dengan Konferensi Cabang (Konfercab).

Konfercab, menurut Harjanto, teknisnya diselenggarakan pada wilayah karesidenan masing-masing di Jateng dan jadwal serta mekanisme pelaksanaannya dirumuskan oleh DDewan Pimpinan Daerah (DPD) Jateng.

“Sesuai agenda Konfercab. dimulai dari Karesidenan Semarang pada 16 Februari 2021. Selanjutnya, pada 27 Februari 2021 di Karesidenan Pati. Sedangkan, Karesidenan Pekalongan pada 5 Maret 2021, Karesidenan Kedu pada 13 Maret dan 14 Maret 2021 dilaksanakan di Karesidenan Solo Raya,” tuturnya.

Harjanto menuturkan, ada beberapa poin penting yang harus dicermati yakni bagaimana menempatkan PA GMNI sebagai identitas politik nasionalis dan mempunyai tanggung jawab untuk NKRI di tengah tantangan nasional dan internasional. Tidak hanya itu saja, organisasi perlu mengkonsolidasikan pemikiran dan terobosan yang progresif revolusioner di tengah persoalan bangsa.

Baca Juga  BPS Catat Ekonomi Jatim pada 2020 Terkontraksi Minus 2,39 Persen

“Hal yang penting adalah pendataan ulang alumni GMNI agar lebih diintensifkan. Sehingga dapat diperhitungkan secara baik di dunia politik maupun birokrasi pemerintah sesuai kapasitas masing-masing kader, ” imbuhnya. (RedG/Dickri Tifani Badi)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed