oleh

Jelang Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke 448, Ini Harapan Tokoh Masyarakat

Pemalang – Pemalang akan berusia 448 tahun, bukan umur muda dalam suatu tata kelola pemerintahan dan jalinan sosiobudaya dalan suatu masyarakat.

Di 448 tahun ini, realitanya masih banyak yang harus dibenahi oleh pemerintah Kabupaten Pemalang. Harapan masyarakat dengan bertambahnya usia ini sebenarnya relatif sama, muaranya adalah kesejarahan rakyat.

Tentunya banyak faktor untuk mendukung kearah kesejahteraan rakyat ini, mulai pembenahan di tubuh pemerintahan, perbaikan infrastruktur sampai peran masyarakat itu sendiri.

Kali ini kami sajikan harapan masyarakat yang diwakili oleh beberapa tokoh masyarakat jelang hari jadi Kabupaten Pemalang ke 448.

Salah satunya dari Sekretaris Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Pemalang, Hendro Susilo yang berharap dilaksanakannya reformasi birokrasi di tubuh Pemerintah Kabupaten Pemalang.

“Kalau saya pertama-tama yang harus ditata adalah sumber daya aparaturnya, karenanya sangat vital dalam menggerakkan sumber daya lainnya baik dana, sarpras maupun metodenya, mulai dari perencanaan sampai evaluasi yang selalu harus kontrol dan dikendalikan dengan baik,” jelas Hendro, beberapa hari yang lalu.

Lebih lanjut Sekretaris FKBN Kabupaten Pemalang yang juga sekretaris DHC 45 Pemalang serta Sekretaris Dinas Dukcatpil Kabupaten Pemalang menekankan faktor kuncinya sistem rekruitmen aparatur dan pejabatnya, musti berbasis kompetensi dan berintegritas.

“Tim think tank yang tangguh dan trengginas juga harus dimiliki oleh Pemkab dengan akselerasi program-program strategis guna menaikkan ketertinggalan di sektor-sektor penting yang menjadi variabel penentu IPM dan indikator-indikator lain,” jelas Hendro.

Harapan jelang Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke 448 ini juga datang dari ketua Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (BPK 45) Kabupaten Pemalang H. Luruh Sayono, SH., ia meminta Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk melakukan evaluasi diri guna pelaksanaan pembangunan menjadi lebih baik.

Baca Juga  Tokoh Pemuda Desa Kuta Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan

“Misalnya dengan mengevaluasi nilai nilai IPM yang lemah dan mengarahkan agar pembangunan yang akan datang mengarah kepada nilai-nilai IPM,” pesannya.

Selain itu, H. Luruh juga menyoroti masalah pembangunan infrastruktur sebaiknya diprioritaskan lebih dahulu pada perbaikan jalan kabupaten yang menghubungkan antar Kecamatan dan jalan kabupaten yang lain. Sedangkan jalan yang menghubungkan antar Desa di biayai oleh Desa atau kerja sama antar desa yang bersangkutan.

Sebelum mengakhiri pesannya, ada harapan besar sebagai organisasi kekuatan moral yakni adanya kerja sama yang lebih baik antar segenap komponen masyarakat.

Harapan jelang Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke 448 juga disampaikan oleh Untung Budiarso, Sekertaris Pembina DPP Lindu Aji yang orang asli Pemalang ini mendukung penyataan Plt. Bupati Pemalang Mansur Hidayat dalam memperingati hari jadi ini sederhana tetapi meriah.

“Pertama saya setuju dengan ajakan Plt. Bupati agar perayaan HUT Pemalang dirayakan dengan sederhana dan melibatkan seluruh komponen masyarakat agar dirayakan dalam kebersamaan” ungkapnya.

Pesan yang disampaikan jelang Hari jadi ini agar semua Tokoh masyarakat, Tokoh agama, tokoh pemuda, dan semua masyarakat Pemalang untuk senantiasa ikut menjadi bagian dari kemajuan Pemalang dengan cara bekerja sungguh-sungguh sesuai dengan bidang Profesi masing-masing. Selain itu masyarakat juga diajak untuk memberi mendukung terhadap pengambil kebijakan dalam pembangun

“Masyarakat Pemalang harus memberi dukungan kepada pengambil kebijakan terhadap pembangunan Pemalang” harapnya.

Dalam perbaikan dan pembangunan di Kabupaten Pemalang, Untung berharap agar kritik dan saran dilakukan dalam rangka perbaikan ke arah yang lebih baik.

“Tentu kritik dan saran harus dilihat sebagi peran masyarakat terhadap adanya kekurangan yang harus di perbaiki,” jelasnya (RedG)

 

Komentar

Tinggalkan Komentar