oleh

Jelang Berakhinya TMMD, Keakraban TNI dan Warga Semakin Jelas Terlihat

Wonogiri- Garis akhir gelaran TMMD Reguler ke-102 Kodim 0728/Wonogiri sudah semakin dekat. Namun kekompakan dan keakraban TNI Satgas TMMD dan warga Dusun Dadapan semakin jelas terlihat. Hal itu ditunjukkan ketika TNI dan warga sedang istirahat dalam mengerjakan finishing jalan yang selesai dicor, Minggu (29/7).

 

Alhasil, semua sasaran fisik TMMD sudah dalam tahapan finishing, yakni pembuatan cor rabat jalan, Talud, Gororng-gorong, pembangunan/renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan serta pembangunan jamban bagi warga miskin. Pekerjaan tersebut tergolong berat, sehingga membutuhkan kerja sama, untuk meringankan sampai menjelang berakhirnya TMMD di Desa Sukoharjo Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri.

‘Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing’ adalah prinsip yang selalu pakai oleh TNI satgas TMMD Kodim Wonogiri dan warga Desa Sukoharjo khususnya warga dusun Dadapan yang sedang melaksanakan pekerjaan sasaran fisik TMMD sampai dengan akhir kegiatan sebelum TMMD ditutup. ”Dengan mempraktekkan prinsip itu, pekerjaan berat terasa menjadi lebih ringan,” ungkap Satimin, warga Dusun Dadapan yang selalu aktif ikut gotong royong merampungkan pengecoran rabat rel jalan.

Dengan cara itu, kebersamaan TNI dan warga pada kegiatan TMMD Reguler ke 102 Kodim 0728/ Wonogiri benar-benar semakin menyatu dan semakin hari semakin meningkat jelang beakhirnya helatan TMMD di Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo.

Menurut Bati Bhakti TNI Kodim 0728/Wonogiri Serma Among Handoko sebelum TMMD secara resmi ditutup, pihak TNI Satgas TMMD Reguler 102 Kodim 0728/Wonogiri dan warga desa siap menyelesaikan sasaran fisik semaksimal mungkin.

“Dengan adannya TMMD, ternyata membawa dampak positif. Masyarakat tergugah semangatnya untuk berpartisipasi aktif, melalui sosialisasi yang kita laksanakan di desa sasaran maupun di desa sekitarnya,” tandasnya. (RedG)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed