Pacitan – Di Jawa Timur dimungkinkan adanya Cluster baru terpapar covid-19. Cluster ini merupakan peserta pelantikan pengawas dan Kepala sekolah Tingkat SMK se Jawa Timur, yang dilantik di BKD Jawa Timur, 20 Mei 2020 yang lalu.

Delegasi Pacitan mengikuti pelantikan di Surabaya itu 3 orang. Tidak Ada yang dari SMA, bila ada yang memberitakan pengawas dan kepala sekolah SMA terpapar covid-19 merupakan berita tidak benar, hal ini disampaikan oleh Giyono, Kepala Sekolah SMA 271. Pacitan.

“Tidak ada yang dari SMA, baik pengawas dan Kepala Sekolah. Jelas itu salah beritanya”, tegas Giyono.

Rapid Test

Informasi yang simpang siur ini berasal dari adanya rapid test yang reaktif. Bagi orang awam rapid test reaktif inu dianggap seseorang terpapar oleh Covid-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pacitan dr. Tri Hariadi Hendra Purwaka, MPPM memberi penjelasan Rapid Test dan Swab tes. Reaktif itu tes dilakukan repid, mendeteksi adanya kekebalan tubuh kita. Hasil Swead tes itu kejelasan terpapar Corona Virus Covid.

“Jadi kekebalan tubuh bereaksi disebabkan oleh kuman, bakteri dan virus. Kuman, bakteri dan virus apa? Ya apa pun itu semua terdeteksi. Entah itu herves, entah itu hepatitis, TBC sebagainya dan termasuk virus virus biasa bila di rapit tes akan kelihatan.
Diswad itu baru ada kepastian tapi jika belum di swead tes belum bisa dikatakan terpapar covid”, jelasnya.

Oleh karena itu jangan menyatakan orang itu terpapar corona kalau hanya melakukan rapid test dan belum dibuktikan dengan Swab tes.

“Jangan menyatakan orang itu sudah kena, kena apa?
Walaupun sudah dilakukan rapid tes sekaliapun ji
ka belum diadakan Swab tes ya belum ada kesimpulannya orang tersebut”, Kata Kepala Dinas Kesehatan pungkasnya.

Tinggalkan Komentar