Pemalang  – Gubernur Jawa Tengah H.Ganjar Pranaowo, SH, M.IP yakin, Jika Koperasi dikelola dengan sungguh-sungguh, maka akan dapat mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran serta bisa membuka lapangan kerja bagi generasi milenia. Menurut Gubernur, Melalui Jambore tersebut, Koperasi bisa hadir kembali dan ekonomi masyarakat dapat mengeliat. Hal itu disampaikan Gubernur dalam amanatnya saat memimpin upacara pembukaan Jambore Koperasi, pada Rabu (4/7/2018) di PTPN Semugih Moga.

Berkaitan dengan itu, kepada para peserta Jambore Koperasi, Gubernur minta agar mereka dapat mengikuti  kegiatan tersebut dengan sesama. Termasuk menyimak materi mengenai visi misi koperasi 5 ( lima) tahun kedepan. succsess story dan pembuatan bisnis plan. Selain itu tanpa mengesampingkan pemasaran sistem off line, kepada jajaran pengurus dan para insan koperasi Gubernur kembali minta  agar terus mengembangkan teknologi digital. Harapanya, koperasi semakin memiliki nilai strategis dan arti luas bagi tumbuh kembangnya koperasi yang berkualitas. Gubernur menegaskan bahwa masa depan koperasi di Indonesia sangat bergantung pada semangat dan kualitas para pemuda/i koperasi sebagai calon pemegang estafet kepemimpinan koperasi mendatang.” Gubernur menandaskan, kalau itu bisa dilakukan mudah-mudahan kita mampu mendukung terwujudnya tema Hari Koperasi Ke- 71 Tahun 2018, yaitu ” Penguatan Koperasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional ”

Gubernur berharap, dengan kegiatan jambore koperasi, hendaknya dapat memunculkan kaderasasi sehingga para pemuda dapat mengenal lebih jauh apa yang disebut koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia. ” Jambore ini jadi bagian dari upaya pemerintah dalam menanamkan prinsip dan nilai-nilai koperasi pada kaum muda sejak awal “. ujar Gubernur.

Setelah pembukaan Jambore Koperasi yang ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Gubernur dan diikuti oleh semua peserta, acara dilanjutkan dengan dialog dan foto bersama. (RedG ay)

Tinggalkan Komentar